Kemenkumham Tashihkan 10 Kekayaan Intelektual Kota Palembang

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan

Palembang, Detiksumsel.com — Kemenkumham RI mentashihkan 10 Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) bagi masyarakat Kota Palembang. Dengan memberikan pengakuan melalui sertifikat Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kemenkuham RI, KIK Palembang telah terdaftar dan tidak bisa diklaim pihak lain.

“Alhamdulilah, ada 10 KIK Kota Palembang sudah diakui dan bersertifikat DJKI Kemenkumham,” kata Wali Kota Palembang, Harnojoyo usai menerima sertifikat KIK oleh DJKI di Hotel Novotel Palembang, Jumat (23/9/2022).

Adapun Kekayaan Intelektual Kota Palembang yang sudah diakui yakni di sektor makanan, pakaian adat, tarian adat, serta tradisi adat Kota Palembang.

Berikut 10 KIK yang telah di-hakpatenkan DJKI bagi Kota Palembang yakni, dulmuluk, tempoyak palembang, tanjak palembang, selendang muzawaroh, pindang palembang, lak palembang, kue lapan jam, burgo, tepung tawar perdamaian, dan ngidang.

Dalam kesempatan itu, Harnojoyo mengajak masyarakat Kota Palembang untuk terus melestarikan kekayaan budaya sehingga tidak punah.

“Jangan sampai kekayaan budaya kita diklaim bangsa lain. Beruntung, hari ini telah diakui 10 KIK dengan sertifikat hak paten dari Kemenkumham RI,” tukasnya.

Komentar