Kenaikan Harga Komoditi Dorong Ekonomi Membaik | Detik Sumsel
Pemprov

Kenaikan Harga Komoditi Dorong Ekonomi Membaik

Palembang, Detik Sumsel – Pemerintah telah melakukan pelonggoran terhadap berbagai kegiatan pasca penerapan PPKM Level II. Kelonggaran ini mendorong berbagai sektor ekonomi dan hal ini membawa optimisme bagi para pelaku usaha.

Kepala Bank Indonesia Perwakilan Sumsel, Hari Widodo mengatakan, ekonomi di Indonesia termasuk di Sumsel mulai membaik dan pihaknya optimis ekonomi pada triwulan III dan triwulan IV pun pun akan terjadi peningkatan. “Seperti proyeksi¹q bank Indonesia bahwa ekonomi membaik. Kita selalu mengatakan optimis ekonomi akan membaik,” katanya.

Ia mengatakan, ketika Indoensia diterpa pandemi ekonomi Indonesia dan Sumsel mengalami kontraksi (minum) dan sekarang mulai mengalami pertumbuhan. “Pada triwulan II kemarin terjadi penurunan karena adanya pengetatan tapi pada akhir tahun akan membaik meski kami belum bisa memproyeksi angka pasti, begitupun pada 2022,” katanya, Jumat (01/10).

Menurutnya, sektor yang mengkerek ekonomi dari lapangan pekerjaan yakni pertambangan 20 persen, sektor industri dan pengelolahan 18,37 persen, pertanian 17 persen . Artinya, pertanian memberikan kontribusi yang cukup besar untuk pertumbuhan ekonomi di Sumsel.

Sedangkan dari sektor konsumsi rumah tanga dan pemerintah, ekspor dan investasi pun semuanya menunjukan pertumbuhan positif. “Selain memang dari sebelumnya juga harus dipertimbangkan ada basis pertumbuhan yang negatif. Tapi ini secara keseluruhan membaik, apalagi sekarang investasi mulai bergulir,” paparnya.

Ketua DPD Asosiasi Pengusaha Indoesia, Sumarjono Saragih mengatakan, saat ini ekonomi mulai bergerak. Hal ini dapat dilihat dari tingkat kunjungan mall dan transaksi yang mengalami peningkatan, okupansi hotel sudah mencapai 80 persen dan berbagai sektor ekonomi lainnya pun ikut mengeliat.

Bahkan, untuk komoditi andalan sumsel seperti sawit, karet, batubara pun mulai meningkat. “Kami yakin dan optimis bahwa ekonomi pada akhir tahun dan 2022 kedepan akan lebih baik,” katanya.

Hanya saja, ia menekankan agar pemerintah meminta jaminan kepada para pelaku usaha untuk tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan sesuai aturan. Jangan sampai terjadi penularan dan cluster baru.

“Pemerintah seharusnya realistis dan jangan pakai kaca mata kuta, lihat lah kondisi saat ini, jangan terlalu kaku dengan aturan. Tapi terbuka dan silakan pelaku usaha untuk menjalankan usaha tapi minta jaminan pada pelaku usaha,” tutupnya. (May)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Tunjukkan Kartu Vaksin, Gratis 1 Jam Karaoke

Palembang, Detiksumsel – Studio Family Karaoke yang berada di komplek OPI Mall menawarkan beragam promo …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *