Kenaikan PPN dan Avtur Berimbas ke Harga Tiket | Detik Sumsel

PKN
Pemprov
Penumpang pesawat Garuda Indonesia 

Kenaikan PPN dan Avtur Berimbas ke Harga Tiket

Palembang, Detik Sumsel- Harga tiket pesawat belakangan naik dikeluhkan oleh masyarakat padahal sekarang sudah banyak kelonggaran berpergian dengan pesawat.

Kenaikan tiket pesawat ini terjadi berlaku untuk rute domestik dan juga rute internasional karena saat ini sejumlah maskapai juga sudah mulai membuka penerbangan rute internasional.

Ketua Air Operator’s Certificate (AOC) Sumsel, Yudo mengatakan kenaikan harga tiket pesawat ini disebabkan karena penerapan fuel surcharge akibat kenaikan harga avtur yang terus meroket.

“Harga tiket sebenarnya masih sama namun ada komponen di luar itu yang naik yakni PPN, fuel surcharge juga tax lainnya,” katanya, Jumat (03/06/2022)

Dutambahkanya, kenaikan harga PPN dari 10 persen menjadi 11 persen juga berdampak terhadap harga tiket.

Harga avtur yang naik juga membuat beban operasional maskapai juga naik sehingga pemerintah yakni Kementerian Perhubungan telah mengizinkan maskapai penerbangan untuk mengenakan fuel surcharge.

Baca Juga :   Pawon Ayu Tawarkan Bebek dan Ayam dengan Bumbu yang Melimpah

Fuel surcharge adalah biaya yang digunakan untuk menutupi selisih harga avtur karena adanya kebijakan tarif batas atas oleh pemerintah. Biaya fuel surcharge inilah yang dibebankan pada konsumen sehingga harga tiket bisa lebih mahal.

Hal senada juga disampaikan oleh General Manager Garuda Indonesia Meisye Paulina Tambunan mengatakan sebenarnya harga tiket tidak naik dan masih sama namun komponen lainnya yang naik.

Komponen itu yakni PPN dari 10 persen menjadi 11 persen dan juga fuel surcharge akibat dampak harga avtur mahal.

“Avtur sekarang harganya Rp 17 ribuan per liter dan naik cukup signifikan. Jadi selama ini kelebihan biaya operasional ini ditanggung perusahaan namun karena pemerintah memperbolehkan dan memberi izin fuel surcharge maka kelebihan itu dibebankan ke konsumen. Selama ini fuel surcharge hanya berlaku untuk penerbangan internasional namun kini juga berlaku untuk penerbangan domestik juga,” ujar Meisye

Baca Juga :   Khusus Hari Ini, Paket Data 50 GB Telkomsel Hanya Rp 150 Ribu

Meski ada kenaikan harga tiket pesawat Meisye mengatakan masih wajar dan tidak melebihi batas atas. Harga tiket pesawat ekonomi rute Palembang -Jakarta sendiri masih dibandrol mulai Rp 700 ribuan hingga Rp 1,1 juta sekali berangkat.

Permintaan seat juga masih bagus setiap hari pasca lebaran masih di kisaran 98-100 persen atau 120 seat setiap hari.

Sementara itu Branch Manager Lion Grup Palembang Haris Purnomo mengatakan hal senada bahwa kenaikan harga tiket bukan cuma terjadi pada maskapai Lion Air grup saja namun juga pada semua maskapai lainnya dengan alasan yang sama yakni naiknya harga avtur. (May)



H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

GasKita PT. PGN Targetkan Pasangan 400 Ribu Jaringan Gas Rumah

Palembang, Detik Sumsel – Program pengembangan gas alam terus dilakukan Perusahaan gas negara (PGN), termasuk …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.