“Keponakan” Wabup Banyuasin Ditangkap Kasus Penipuan Proyek Fiktif | Detik Sumsel
Detik
Kapolsek Ilir Timur II Kompol Yuliansyah menunjukkan barang bukti uang hasil penipuan tersangka Mukromin Muqsid

“Keponakan” Wabup Banyuasin Ditangkap Kasus Penipuan Proyek Fiktif 

Palembang, Detik Sumsel — Mengaku sebagai keponakan wakil bupati Banyuasin H Slamet Somosentono, Mukromin Muqsid alias Romi berhasil menipu korban Lawalata hingga Rp 605 juta karena dijanjikan proyek pembangunan jalan di kabupaten Banyuasin senilai 18 milyar. Akibat perbuatan itu, tersangka Mukromin ditangkap anggota Reskrim Polsek Ilir Timur II setelah korban Lawalata melapor.

Tersangka Mukromin ditangkap ditempat persembunyiannya Jalan Perintis Kemerdekaan Lorong Manggar, Kecamatan Ilir Timur II Palembang Rabu (8/12/2021).

Kapolsek Ilir Timur II Kompol Yuliansyah mengatakan modus penipuan yang dilakukan tersangka Mukromin Muqsid alias Romi bisa memberikan korban proyek pembangunan jalan di Desa Rawang Sari Jalan Rimba Balai Kabupaten Banyuasin senilai Rp 18 milyar.

Untuk meyakinkan korban, tersangka akan mengajak korban bertemu dengan wakil bupati dirumah dinasnya. Setelah bertemu dengan wakil bupati, tersangka juga mengajak korban untuk meninjau langsung lokasi proyek pembangunan jalan bahwa proyek itu memang benar ada.

“Untuk mendapatkan proyek itu, korban harus mengeluarkan biaya sebesar Rp 605 juta yang akan diberikan kepada wakil bupati dan dinas pekerjaan umum kabupaten Banyuasin. Tersangka juga membuat rancangan anggaran fiktif yang ditunjukkan kepada korban,”katanya kepada wartawan Kamis (9/12/2021).

Setelah uang diberikan korban, proyek yang dijanjikan tersangka tidak ada alias proyek fiktif. Merasa telah tertipu, korban pun melapor ke Polsek Ilir Timur II 19 Agustus 2021. Setelah dilakukan penyelidikan, anggota Reskrim Polsek Ilir Timur II berhasil menangkap tersangka Mukromin Muqsid alias Romi.

“Transaksi uang yang diberikan korban kepada tersangka sebanyak tiga termin semua itu dilakukan diwilayah hukum Polsek Ilir Timur,”tambahnya.

Sementara itu, tersangka Mukromin Muqsid alias Romi mengaku wakil bupati Banyuasin H Slamet Somosentono masih pamannya. Dirinya memang diawal tahun 2021 ini akan memborong sejumlah proyek di Banyuasin karena ia memiliki CV yang didirikannya setahun yang lalu.

“Korban awalnya memang saya ajak untuk meminta pekerjaan proyek di Banyuasin. Saya ajak korban ketemu langsung sama wabup di pendopoan rumah dinasnya di Banyuasin,”katanya.

Terpisah Wakil Bupati Banyuasin H Slamet Somosentono ketika dikonfirmasi membantah kalau ia mempunyai keponakan bernama Mukromin Muqsid alias Romi.

“Yang bener aja, siapa itu Romi saya pernah main proyek. Saya memang ada keponakan bernama Romi tapi sudah meninggal empat tahun yang lalu orang Lampung anaknya saya ngurus. Itu jelas mengaku – ngaku saja. Kalau ketemu tak gampar kepala nya bawa – bawa nama saya,”katanya.(oji)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Polda – Polres Disebut Terima Aliran Dana Proyek di Muba, Ini Tanggapan Kapolda Sumsel

Palembang, Detik Sumsel — Kesaksian tersangka Herman Mayori, Kadis PUPR Muba dalam sidang yang digelar …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *