Keroyokan Turunkan Angka Stunting Kabupaten Kota se-Sumsel

Iklan detik Sumsel

Palembang, Detiksumsel.com — Menurunkan angka stunting di seluruh kabupaten dan kota se-Sumatera Selatan sudah bisa dipastikan tidak dapat dilakukan sendiri-sendiri. Persoalan stunting bisa dituntaskan  bila dilakukan secara keroyokan dari berbagai pihak yang terkait baik itu pemerintah maupun swasta. Berkaitan dengan hal tersebut dan sekaligus dalam rangka menindaklanjuti rapat rekonsiliasi stunting Provinsi Sumsel minggu lalu, Perwakilan BKKBN Provinsi Sumsel menggelar Pertemuan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS), Satuan Tugas (Satgas) Stunting dan Lintas Sektor Kabupaten Kota Se-Sumsel di Kabupaten Banyuasin, Jumat (16/9/2022) di Ritz Hotel.

Wakil Bupati Banyuasin H. Slamet Somosentono, S.H saat membuka acara pertemuan tersebut mengatakan, Kabupaten Banyuasin terus melakukan akselerasi pembangunan Sumber daya manusia dan salah satunya berupaya untuk mempercepat penurunan stunting dengan berkoordinasi secara intens bersama kecamatan, kelurahan dan desa.

Slamet mengatakan, Prevalensi Stunting Kabupaten Banyuasin saat ini berada dibawah angka nasional yakni 22 persen, angka tersebut akan ditekan hingga dibawah 14 persen pada 2024 mendatang. Untuk mewujudkannya, diperlukan kerja gotong royong, kerja keras, kerja cerdas, dan kerja Ikhlas.

Komentar