Kesal Warga Muara Pinang Rusak Rumah Orang Tua Pelaku Begal | Detik Sumsel
Pemprov
Rumah orang tua pelaku begal yang dirusak massa di kecamatan Muara Pinang Kabupaten Empat Lawang

Kesal Warga Muara Pinang Rusak Rumah Orang Tua Pelaku Begal

Palembang, Detik Sumsel — Aksi perusakan sebuah rumah oleh amukan massa di Desa Muara Pinang, Kecamatan Muara Pinang, Kabupaten Empat Lawang yang videonya viral di media sosial pada Minggu (27/12/2020).

Diketahui aksi pengerusakan rumah tersebut dipicu kekesalan warga terhadap Yogi yang merupakan pelaku begal di wilayah Pendopo beberapa waktu lalu.

Aksi begal yang dilakukan tersangka menyebabkan korban Suprayuki (21) meninggal dunia. Korban saat diduga hendak pulang kerumahnya usai mengumpulkan dana bantuan korban kebakaran. Dalam perjalanan pulang korban dibegal pelaku.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi, membenarkan rumah yang dirusak oleh sejumlah massa di kecamatan Muara Pinang Kabupaten Empat Lawang merupakan rumah orang tua pelaku begal yang menewaskan warga setempat.

“Pihak kepolisian sangat menyayangkan aksi anarkis yang dilakukan massa di Empat Lawang. Karena prinsipnya kita harus menjunjung azas praduga tidak bersalah. Karena bisa saja rumah yang dirusak tersebut bukan rumah orang tua terduga pelaku begal, namun terlepas dari situ seharusnya masyarakat tidak bisa main hakim sendiri karena itu bukan rumah tersangkanya melain rumah orang tuanya,” ujar dia, Senin (28/12/2020).

Dikatakan Supriadi, Polres Empat Lawang akan melakukan penyelidikan di lapangan untuk mengetahui siapa yang menjadi provokator dari pengerusakan tersebut.

Jika didapati adanya provokator yang mengajak untuk melakukan pengerusakan. provokatornya bisa terjerat pidana dan ditangkap.

“Nantinya pihak Polres Empat Lawang akan melakukan penyelidikan tentang pengerusakan rumah yang diduga milik orangtua pelaku tersebut,” kata Supriadi.(oji)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Merasa Terancam Saat Didatangi dan Ditantang Berkelahi, Joko Polisikan CN

Palembang, Detik Sumsel — Karena merasa dirinya terancam Joko (34) warga komplek Taman Bukit Raflesia, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *