Ketua DPRD : PALI “Hancur” Kalau Dibiarkan | Detik Sumsel
Detik
Dalam pembukaan rapat itu, politisi PDI, Asri Ag membuka blak-blakan permasalahan tunda bayar di Kabupaten PALI, mulai dari honor guru, perangkat desa dan lainnya, yang mencapai Rp 418 Miliar. Mulai dari tahun 2018 sampai 2021.

Ketua DPRD : PALI “Hancur” Kalau Dibiarkan

Pali, Detik Sumsel- Rapat Forum Komunikasi Kepala Desa PALI (FK2DP) dengan Pimpinan DPRD dan anggota DPRD PALI di ruangan rapat paripurna DPRD PALI, Selasa (16/2/21) siang, dibuka langsung oleh ketua DPRD PALI, H Asri Ag.

Dalam pembukaan rapat itu, politisi PDI, Asri Ag membuka blak-blakan permasalahan tunda bayar di Kabupaten PALI, mulai dari honor guru, perangkat desa dan lainnya, yang mencapai Rp 418 Miliar. Mulai dari tahun 2018 sampai 2021.

“Tunda bayar, kalau uji kitek utang, setelah rekap Rp 216.945.877.398,. Untuk desa Rp 35 Miliar dari Rp 216 M itu, belum lagi ditambah utang BSB Rp 22 Miliar, ditambah lagi SMI Rp 180 Miliar, jadi utang kita di tahun 2021 sudah mencapai Rp 418 Miliar lebih, dari 2018 sampai sekarang,” ujar Asri.

Mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Prabumulih itu, sangat menyayangkan kebijakan Kabupaten PALI yang tidak populer itu. Namun, salah.

“Kita buka-bukaan, tidak ada yang ditutupi tidak ada yang tabu, seolah-olah kami salah, kalau kita biarkan hancur Kabupaten PALI,” ujarnya.

Dia juga menegaskan untuk hutang tahun 2020, RP 216 miliar termasuk pihak ketiga, honor guru, perangkat desa dan lainnya akan dilunasi pada tahun 2021 ini, sedangkan hutang BSB dan SMI akan dicicil sesuai yang aturan atau kesepakatan dan BSB dan SMI.

“SMI dan BSB kita bayar di cicil sesuai yang dengan kita sepakati, sedangkan untuk pihak ke tiga, honor guru, perangkat desa, kita sepakat untuk dilunasi pada tahun ini, (2021),” jelasnya.(Ari)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Crew Kapal MV Charlotte Tewas Tengkurap Diatas Kapal di Perairan Tanjung Buyut

Palembang, Detik Sumsel — Seorang crew kapal MV Charlotte dilaporkan meninggal dunia diatas kapal diperairan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *