Ketua PLI Isi Orasi Ilmiah Wisuda ke-78 UIN RaFa | Detik Sumsel
Pemprov
Dosen Tetap Linguistik pada Fakultas Adab dan Humaniora. Perkenalkan humor dan direktif ala Wong Kito Galo, pada orasi Ilmiah, Wisuda Universitas Islam negeri (UIN) Raden Fatah Palembang yang ke-78.

Ketua PLI Isi Orasi Ilmiah Wisuda ke-78 UIN RaFa

Palembang, Detik Sumsel- Susi Herti Afriani PhD (cand)-Western Sydney University Australia, yang juga Dosen Tetap Linguistik pada Fakultas Adab dan Humaniora. Perkenalkan humor dan direktif ala Wong Kito Galo, pada orasi Ilmiah, Wisuda Universitas Islam negeri (UIN) Raden Fatah Palembang yang ke-78.

Dosen Tetap Linguistik pada Fakultas Adab dan Humaniora. Perkenalkan humor dan direktif ala Wong Kito Galo, pada orasi Ilmiah, Wisuda Universitas Islam negeri (UIN) Raden Fatah Palembang yang ke-78.

Susi Herti Afriani, wanita kelahiran Lahat, 21 April 1982 (39 tahun), Susi mengawali karirnya sebagai dosen di Fakultas Adab dan Humaniora di Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang pada 1 Januari 2011.anita kelahiran Lahat, 21 April 1982 (39 tahun), Susi mengawali karirnya sebagai dosen di Fakultas Adab dan Humaniora di Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang pada 1 Januari 2011.

 Sebagai dosen tetap Linguistik, Susi telah mempublikasikan beberapa tulisannya dalam bidang linguistik (ilmu bahasa) dan budaya. Setelah enam tahun mengabdi di kampus UIN Raden Fatah Palembang (2010-2016), Susi melanjutkan studinya pada Departemen Linguistik, Western Sydney University Australia pada Februari 2017.

Susi membawa serta suami dan ketiga anaknya untuk merantau dan mencari pengalaman di negeri Kanguru tersebut dengan beasiswa dari Kementerian Agama Republik Indonesia atau yang dikenal sebagai Ministry of Religious Affairs (MoRA) scholarships.

Dengan mengambil topik praktek bahasa dan budaya pada humor dan tindak tutur direktif Bahasa Palembang, Susi berhasil memperkenalkan tradisi berkelakar di kalangan masyarakat tutur Palembang ke dunia internasional. Melalui tiga kelompok teks utama yang sudah sangat populer di kalangan masyarakat dan komunitas tutur di kota Palembang, Susi memperkenalkan dan menganalisis teks Kelakar Bethook, ceramah di kota Palembang dan cerito Mang Juhai.

 Ketiga data ini merupakan teks yang sudah dikenal, diminati dan dapat ditemukan dengan mudah dari media elektronik dan cetak di Kota Palembang. Melalui analisis wacana, Susi menuliskan kekhasan humor dan direktif yang dia temukan dalam ketiga data utama tersebut. Penelitian Susi Herti Afriani berkontribusi besar dalam membangun kesadaran bahasa dan budaya di Kota Palembang.

 Secara teoritis, penelitian ini mampu menunjukkan definisi kerja (working definition) terhadap konsep humor dalam bahasa Melayu Palembang.

Selama menjadi mahasiswa Doctor of philosophy (PhD) di Australia, Susi juga telah mensosialisasikan hasil penelitiannya melalui publikasi ilmiah (misal Afriani, 2019; Afriani, 2020).

 Selain publikasi tersebut, Susi berperan aktif dalam kegiatan akademis di kampus WSU. Salah satu pencapaiannya adalah pada tahun 2020, Susi menjadi pemenang favorit pada kompetisi 3MT (Three Minutes Thesis) di School of Humanities and Communication Arts, Western Sydney University, Australia; khususnya dalam kategori people choice award.

Susi juga pernah menjadi delegasi Wanita Mahasiswa pada konferensi mahasiswa Perempuan di Kampus Australian National University (ANU) Canberra (2017). Selain itu, Susi juga aktif dalam komunitas pengajian mahasiswa Indonesia di Kota Sydney dan pengajian Kaifa (2017-2020).

Sebagai seorang mahasiswa Doktoral dan ibu dari tiga orang anak, Susi bersama rekan-rekannya di Australia juga aktif menuliskan pengalaman hidupnya dan juga kisah perjuangan kuliah sebagai mahasiswa internasional serta hikmahnya dalam buku inspiratif yang berjudul Experiencing Sydney (2020) dan Wanita adalah istimewa (2021).

 Tulisan dalam buku Wanita adalah istimewa adalah tulisan inspiratif dan ringan dan ditujukan kepada seluruh Wanita Indonesia dan telah terjual lebih dari 600 ekslempar sejak dilaunching pada Agustus 2021.

Susi berharap dapat terus mengabdikan hidupnya pada penelitian dan pengajaran dan dia terus berusaha untuk memajukan Kampus UIN Raden Fatah Palembang untuk menjadi kampus yang unggul, berkarakter Islami dan berstandar Internasional dengan memperkenalkan sisi bahasa dna budaya di Kota Palembang.

 Melalui orasi ilmiah di depan wisudan dan wisudawati hari ini, Susi menyampaikan secara padat dan ringkas dampak penelitiannya di level lokal, nasional dan internasional.

Susi berharap rekan rekan mahasiswa dan semua wisudawan/wisudawati hari ini dapat terus belajar ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Susi mengajak adik-adik wisudawan/wati untuk terus menjaga nama baik dan mengharumkan almamater tercinta UIN Raden Fatah Palembang melalui bakat dan prestasi masing-masing.

Susi juga berharap bahwa semua mahasiswa bisa menjadi agen perubahan dalam dunia pendidikan demi kemajuan bangsa Indonesia.

Saat ini, Susi sudah aktif mengajar di Fakultas Adab dan Humaniora dan diberi Amanah sebagai Ketua Pusat Layanan Internasional UIN Raden Fatah Palembang. (Ril)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL
Lakukan Penukaran Uang

Check Also

FITK UIN RaFa Jadi Tuan Rumah Olimpiade Sains Mahasiswa se-Sumbagsel

Palembang, Detik Sumsel- Tahun ini Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Raden Fatah Palembang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *