Komplotan Spesialis Maling Besi Bekas Penggilingan Padi Digulung Jatanras Polda Sumsel | Detik Sumsel
Banner Iklan Diskominfo
Pemprov
Pelaku pencurian spesialis besi bekas saat dihadirkan di Subdit III Jatanras Polda Sumsel

Komplotan Spesialis Maling Besi Bekas Penggilingan Padi Digulung Jatanras Polda Sumsel

Palembang, Detik Sumsel — Anggota Unit 3 Subdit III Jatanras meringkus lima pelaku spesialis pencurian besi bekas penggilingan padi di gudang milik PT Sungai Budi, Jalan Lakop, Kelurahan 16 Ilir, Kecamatan Ilir Timur I Palembang Selasa (20/7/2021) pagi.

Kelima pelakunya adalah M Aguscik alias Agus (39) warga Lorong Manggis, Kelurahan 13 Ilir, Kecamatan Ilir Timur I, Muhammad Yani (48) warga Lorong Pandangan, Kelurahan 14 Ilir, Kecamatan Ilir Timur I, Muhammad Andri Romadon alias Andre (21) warga Jalan Pangeran Antasari, Lorong Pandangan, Kelurahan 14 Ilir, Kecamatan Ilir Timur I dan Tedi Ramadhan alias Tedi (23) warga Lorong Pandangan Kelurahan 14 Ilir, Kecamatan Ilir Timur I sedangkan satu pelaku lagi masih anak anak.

Baca Juga :   Dugaan Perselingkuhan Kades Rengas II, DPMD Masih Menunggu Hasil Pemeriksaan dari Inspektorat OI

Dari kejadian pencurian ini korban dari PT Sungai Budi mengalami kerugian 100 juta lebih dan melaporkannya ke Polda Sumsel.

Kasubdit III Jatanras Polda Sumsel Kompol CS Panjaitan menunjukkan barang bukti gergaji besi yang digunakan pelaku untuk memotong besi bekas penggilingan padi

Kasubdit III Kompol CS Panjaitan didampingi Kanit III AKP Putu Suryawan SH SIK mengatakan modus komplotan pencurian digudang bekas milik PT Sungai Budi masuk kedalam gudang lalu mempereteli besi bekas penggilingan padi.

“Saat beraksi pelaku tertangkap tangan oleh anggota kita lalu diamankan dan di bawa ke Polda Sumsel beserta barang bukti besi yang sudah dipotong pelaku dengan menggunakan alat pemotongan besi berupa gergaji besi,”ujarnya kepada wartawan Rabu (21/7) sore.

Tidak hanya mempereteli besi-besi bekas mesin penggilingan kopi dan beras, pelaku juga mengambil besi di mobil dan motor roda tiga yang memang sudah tidak beroperasi lagi yang ada di dalam gudang.

Baca Juga :   Ginar KDI Meriahkan Ultah Emas H Rozak Mustofa dan Hj Kartini

“Kami masih melakukan pendalaman terhadap para pelaku, apakah komplotan ini melakukan aksi yang sama ditempat lain. Termasuk sudah berapa lama mereka melakukan aksinya. Untuk para pelaku kami jerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman diatas lima tahun penjara,”tandasnya.

Dari tangan pelaku polisi menyita barang bukti delapan potongan besi bekas penggilingan padi dan kopi yang berhasil digasak pelaku, tiga buah gergaji besi, satu buah linggis dan satu buah obeng yang digunakan untuk memotong besi.(oji)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Kegiatan perbankan di Bank Mandiri Tbk

Cairkan Giro 2 T Di Mandiri, Bos Mandiri Mengaku “Kurang Tahu”

Palembang, Detik Sumsel,- Dugaan tidak benar alias berita bohong atau hoaks terkait hibah Rp2 triliun …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *