Kondisi Ekonomi Terpuruk, Aji Yusman Tetap Tak Ingin Pakai BPJS dan Asuransi Atas Alasan Ini

Iklan detik Sumsel

Palembang, Detiksumsel.com – Sudah lama tak muncul di dunia sinetron Indonesia, Aji Yusman kembali menjadi pembicaraan publik setelah kabar operasi cesar untuk sang istri untuk mengeluarkan bayi yang meninggal dalam kandungan.

Meski mengaku mengalami masalah ekonomi, Aji Yusman bersikeras menolak BPJS dan juga asuransi yang menjadi sorotan untuknya.

Saat melakukan perbincangan dengan Youtuber Melaney Ricardo, Aji jelaskan alasan di balik keputusannya tersebut.

Dia menjelaskan bahwa dia tidak percaya dengan yang namanya asuransi setelah mengalami pengalaman buruk.

Sebelumnya dia pernah mencoba cairkan asuransi setelah maminya meninggal dunia. Namun uang yang disebut berjumlah Rp 235 juta itu tak kunjung cair.

Pihak asuransi tersebut memberikan alasan berbelit dan tidak transparan akan kenapa uang tersebut tidak dapat dicairkan.

Uangnya enggak keluar?,” tanya Melaney.

Uang pertanggungan senilai 235 juta itu enggak turun sama sekali sampai sekarang,” jawab Aji.

Sementara itu untuk pelayanan BPJS, dia juga jelaskan pengalaman buruknya dengan asuransi milik pemerintah itu.

Dia mengungkapkan bahwa pengguna BPJS mendapatkan penanganan yang jauh berbeda dengan pasien yang bayar mandiri. Hal ini membuatnya tak percaya lagi dengan segala bentuk asuransi dan BPJS.

Ini adalah pendapat pribadi. Sangat jauh berbeda penanganan BPJS dengan pasien yang berobat mandiri,” beber Aji Yusman pada Melaney Ricardo.

Makanya, kalau misalkan ada orang-orang yang berpengaruh dalam instansi itu, boleh lakukan crosscheck  sampai ke level paling bawah apakah pelayanan bagusnya diterapkan gak,” beber Aji.

Waktu itu sangat butuh pertolongan. Kakek saya, ya, tapi saat bilang, ya udah kita (berobat) independen, langsung ditangani,” pungkasnya.

Aji Yusman dinilai oleh netizen terlalu menjual kisah pilunya ke berbagai podcast ketimbang mengurus asuransi atau juga BPJS.

Dia mengakui tak peduli akan komentar tersebut. Baginya, selama yang dilakukan bukanlah menipu dan dapat membantu perekonomian keluarga, dia tak senggan untuk mondar mandir ke berbagai kanal Youtube.

“Ya kalau dengan ini anak istri bisa makan, bisa tercukupi, even aku harus jual ginjal, I don’t’ care about that thing. Selama enggak nipu,” jelas Aji dengan tegas.

Komentar