Kondisi Low Seasson, Garuda Hanya Operasionalkan Dua Pesawat | Detik Sumsel
Detik
Ilustrasi pesawat Garuda Indonesia
Ilustrasi pesawat Garuda Indonesia (istimewa)

Kondisi Low Seasson, Garuda Hanya Operasionalkan Dua Pesawat

Palembang, Detik Sumsel – Hampir seluruh maskapai penerbangan melakukan efisiensi saat ini, termasuk Maskapai Garuda Indonesia. Dimasa low seasson sekarang maskapai berplat merah ini hanya mengoperasikan dua pesawat, mengingat frekuensi permintaan dan tingkat isian pesawat masih sedikit.

Plh General Manager Garuda Indonesia Cabang Palembang, Meisye Paulina Tambunan mengatakan, seperti biasa setiap awal tahun masuk periode low seasson, mengingat pada awal tahun ini kegiatan bisnis dan pemerintah yang belum begitu intens.

Seperti diketahui sejauh ini memang Garuda Indonesia memiliki segmen market dikalangan bisnis dan pemerintahan.

“Memang awal tahun masih sepi jumlah penumpangnya dan belum banyak kegiatan, peningkatan jumlah keterisian pesawat baru akan terjadi peningkatan di Awal maret nanti seperti pengalaman dari tahun tahun sebelumnya,” jelasnya, Kamis (11/02).

Ditambahkanya, kondisi saat ini masih pandemi dan fix session pun pun sudah lewat yakni pada nataru pertengahan Desember himgga Minggu pertama awal 2021.

Disamping, kata dia, beberapa wilayah di Indonesia terutama Jawa dan Bali melakukan pengetatan sehingga pergerakan manusia termasuk bepergian terbatas.

Untuk itu, pada awal tahun Operasional pesawat sampai 5 flight untuk penerbangan Jakarta saat ini hanya mengoperasionalkan 2 flight ke Jakarta.

“Untuk load factor kita masih tinggi sebab kita mengoptimalkan pesawat yang ada. Kalau memang permintaan rendah maka pesawat yang kita Operasional dikurangi. Jadi semua menyesuaikan kebutuhan sebaliknya
Jika permintaan tinggi maka penerbangan akan ditambah,”ucapnya.

“Untuk penerbangan menggunakan jalur udara masih tetap jadi pilihan terutama mereka yang ingin efisien dan cepat serta aman,” lanjutnya.

Meski tetap melakukan penerbangan, pihak Garuda Indonesia tetap menerapkan protokol kesehatan dengan mewajibkan seluruh penumpang untuk memiliki surat yang menunjukkan bebas covid-19 antigen.

Penumpang harus memenuhi persyaratan dan dokumen yang dibutuhkan. Surat ini hanya berlaku 3-7 hari tergantung jenis tes nya. “Awalnya memang kendala, tapi setelah terbiasa dan teredukasi mereka sudah mengerti,” jelasnya. (May)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Beri Pelatihan Bagi Keluarga Terdampak COVID-19

Palembang, Detik Sumsel- Yayasan Bangun Sejahtera Mitra Umat (BSMU) bersama PT Bank Syariah Indonesia Tbk …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *