Kronologi Siswi SMP di Palembang Laporkan Ibu Kandung Ke Polisi, Tak Terima Dimarahi Ketahuan Pacaran

Iklan detik Sumsel

Palembang,Detiksumsel.comΒ  – SeorangΒ  ibu rumah tangga di Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) dilaporkan anak kandungnya sendiri ke Polisi.Β 

Diketahui anak tersebut masih duduk dibangku SMP. Ibu itu pun curhat di media sosial (Medsos) Tiktok.

Kronologi ibu curhat di Tiktok karena dilaporkan ke Polisi, berawal dari anak yang masi SMP tersebut tidak terima dimarahi karena pacaran sudah melewati batas.

Dia mencurahkan keluh kesahnya melalui akun tiktok @babysharkdudududu21, pada Rabu (30/11/2022) siang.

Dalam curahan hatinya ia mengaku dilaporkan anaknya yang masih berusia 12 tahun dan masih duduk bangku SMP ke polisi.

Alasannya sudah memarahi putrinya itu karena pacaran kelewat batas, dimana berawal dirinya memarahi dan memberi sedikit pelajaran kepada anak perempuannya karena ketahuan pacaran kelewat batas.

Akun TikTok tersebut juga memperlihatkan percakapan anaknya dengan sang pacar melalui aplikasi pesan di HP putrinya itu.

Isi percakapan itu anaknya sudah melakukan hal yang kelewat batas bersama pacarnya dan nonton film porno.

Ibu itu dilaporkan oleh anak kandungnya, di dampingi salah satu keluarga mantan suami ibunya, karena tidak terima korban telah diperlakukan seperti itu oleh ibu kandungnya.

“Serba salah ya mendidik anak, bahkan untuk masalah seperti ini bisa jadi bahan untuk membuat orang terpuruk. Padahal jelas-jelas kita yang didik, kita yang besarkan, kita yang kasih makan, kita yang sekolahkan, bukan mereka, tapi mereka seenaknya,” tulis caption dalam unggahan tersebut.

“Saya single parent ngebesarin 2 orang anak yang saat ini saya tanggung dengan nafkah sendiri, mendidik anak sendiri, tanpa bantuan nafkah sepeserpun dari mantan suami,” tulisnya lagi.

Bahkan hancur hati ibu tersebut pun ketika melihat isi percakapan di HP anaknya dengan pacarnya. Dia tidak menyangka, anaknya sering film porno sama teman-temannya di sekolah, serta pacaran kelewat batas.

Setelah viralnya curahan hati seorang ibu itu karena dilaporkan oleh anak kandungnya sendiri ke polisi, hingga sekarang belum ada pihak kepolisian Polrestabes Palembang yang dapat memberikan keterangannya terkait laporan tersebut. (depe)

Komentar