KSOP Palembang dan Anggota DPR RI Bahas Percepatan Pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat | Detik Sumsel
Detik
Ir Eddy Santana Putra MT anggota komisi V DPR RI Fraksi Partai Gerindra saat kunjungan kerja di kantor KSOP Kelas II Palembang

KSOP Palembang dan Anggota DPR RI Bahas Percepatan Pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat

Palembang, Detik Sumsel — Anggota DPR RI Komisi V dari Fraksi Partai Gerindra Ir Eddy Santana Putra MT melakukan kunjungan kerja di Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas pelabuhan (KSOP) Kelas II Palembang Kamis (13/1/2022). Kedatangan mantan walikota Palembang itu disambut Kelapa KSOP Kelas II Palembang Letkol (Mar) Triyanto.

Dalam kunjungan kerja di kantor KSOP Kelas II Palembang selain meninjau pelayanan dan menyusun rencana kegiatan pelelangan tahun 2022 politisi partai Gerindra ini juga membahas percepatan pembangunan pelabuhan Tanjung Carat di Tanjung Api – api Banyuasin.

Ditemui usai kunker Ir Eddy Santana Putra MT mengatakan kunker di kantor KSOP Kelas II Palembang adalah kunjungan kerja biasa dirinya sebagai anggota legislatif dalam menjalankan fungsi dipengawasan, penganggaran di kantor KSOP apakah sudah berjalan dengan baik anggaran yang sudah diserahkan pak Menteri.

“Setelah dilihat tadi Alhamdulillah semua di kantor KSOP Kelas II Palembang sudah berjalan dengan baik,”katanya kepada wartawan.

Dikatakan Eddy di Sumsel ini harus ada percepatan khususnya pembangunan pelabuhan Tanjung Carat, disaat kita mau bekerja belum bisa karena terkendala perizinan terkait alih fungsi hutan lindung dari kementerian lingkungan hidup dan kehutanan karena dikawasan pembangunan pelabuhan Tanjung Carat ada hutan lindung jadi harus ada izin dulu inilah yang harus ditunggu.

“Saya harus laporkan kepada pimpinan saya untuk percepatan pembangunan pelabuhan Tanjung Carat bila perlu koordinasi antar komisi,”tambahnya.

Lebih lanjut dikatakan Eddy, percepatan pembangunan pelabuhan Tanjung Carat memang harus segera dilakukan. Kalau tidak segera dilakukan provinsi Sumsel rugi.

“Semua hasil tambang maupun komoditi perkebunan dari Sumsel lewat pelabuhan lain secara otomatis PAD nya tidak masuk ke Sumsel. Kalau pelabuhan Tanjung Carat selesai dibangun pasti akan menguntungkan Sumsel,”tutupnya.

Kepala KSOP Kelas II Palembang Letkol (Mar) Triyanto mengatakan kantor KSOP Kelas II Palembang telah melaporkan rencana kerja di tahun 2022, baik rencana rutin maupun progres – progres yang akan dilakukan pada 2022.

“Namun fokus yang kami utamakan di tahun 2022 ini berkaitan dengan proyek – proyek besar yang selama ini hanya sebatas wacana saja termasuk proyek pembangunan pelabuhan Tanjung Carat. Semoga saja ditahun 2022 ini bisa di ground breaking pembangunannya,”ujarnya.

KSOP sendiri kata Perwira menengah TNI AL ini masih mengikuti proses peralih fungsian lahan dari hutan lindung. Peralih fungsian lahan hutan lindung berada di menterian kehutanan dan lingkungan hidup.

“Kami juga sudah melakukan FGD bersama pihak terkait sebanyak 15 kali membahas pembangunan pelabuhan Tanjung Carat, sebentar lagi akan final semoga saja menjadi keputusan pak Menteri dan lokasi pembangunan pelabuhan Tanjung Carat ditetapkan,”pungkasnya.(oji)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Minggu Kedua Januari, Polda Sumsel Tangkap 56 Tersangka Pemain Narkoba

Palembang, Detik Sumsel — Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumsel bersama Polrestabes dan Polres jajaran dalam …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *