Kurator Persoalan Perumahan Sukajadi Permai Lakukan Upaya Jalan Tengah | Detik Sumsel
Detik
Suasana diskusi antara Kurator dengan konsumen perumahan Sukajadi Makmur di Roca Cafe Jumat (13/9)

Kurator Persoalan Perumahan Sukajadi Permai Lakukan Upaya Jalan Tengah

Palembang, Detik Sumsel – Adanya beberapa konsumen yang merasa dirugikan oleh pengembang properti yaitu Dinar Properti saat ini masih terus dijalankan suatu proses kepailitannya, seperti perumahan Sukajadi Makmur di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan.

M. Arifudin, SH yang merupakan Kurator yang ditunjuk dari pengadilan untuk proses penyelesaian kepailitan Dinar Properti mengatakan, bahwa telah mengajukan opsi untuk mengurangi kerugian konsumen

Adapun opsi yang diajaukan oleh Arifudin, yaitu penebusan dengan nilai pokok Bank dibagi dengan luas tanah. Hal tersebut merupakan jalan tengah yang diberikan Kurator Pengadilan terhadap konsumen Perumahan Sukajadi Makmur yang developer nya telah dinyatakan Pailit oleh Pengadilan.

“Penebusan dengan nilai pokok Bank dibagi dengan luas tanah itu solusi jalan tengah biar aset tidak hilang. Tapi memang akan membayar lagi namun tidak full,” ungkap Arifudin dihadapan perwakilan konsumen perumahan Sukajadi Makmur di Roca Cafe, Jumat (13/09).

Arifudin juga memaparkan, bahwa nilai tebus tersebut berdasarkan utang pokok dibagi luas tanah. “Maka keluarlah nilai 150 per meter nya, ditambah biaya – biaya tadi sekitar 20 sampai 30 juta perkaplingnya,” paparnya.

“Artinya kalau nilai tanah itu sekarang 100 juta jadi nilai tebusnya hanya 20 persen,” lanjutnya.

Masih dikatakan Arif, dalam perumahan Sukajadi Makmur juga terdapat luas tanah perkaplingnya 89 meter persegi paling kecil. ” ada juga yang 100 lebih serta yang 120, ada yang satu orang ambil 3 kapling, jadi tinggal di hitung saja,” katanya.

Sementara, terkait sertifikat perumahan Sukajadi Makmur tersebut dijaminkan ke Bank.

“Ketika itu jika di eksekusi hasil yang pertama kali adalah Bank. Jadi konsumen pun ketika tidak ada sisanya maka tidak akan dapat apa – apa. Jadi ketika mereka sudah bayar 90 juta, atau dalam jumlah lain,  itu akan hilang saja,” katanya.

Menurut Arif, meski dirinya selaku kurator, namun masih ada putusan pengadilan tentang kepailitian tersebut untuk dijalankan dengan going konsen, yang berarti kurator bisa menjadi jalan tengah, dan jalan tengah itu adalah penebusan.

“Salah satu opsinya konsumen menambah sejumlah dana berdasarkan perhitungan harga tanah yang dijaminkan,” pungkasnya. (fir)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Masyarakat Minta PJ Bupati OKU Segera Ditetapkan 

Baturaja, Detik Sumsel – Hingga saat ini belum ada kejelasan siapa yang bakal menjadi PJ …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *