Kurir Sabu Ini Diringkus Setelah Terima Barang | Detik Sumsel
Banner Iklan Diskominfo
Pemprov
Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara saat memimpin pres rilis penangkapan kurir sabu sabu

Kurir Sabu Ini Diringkus Setelah Terima Barang

Palembang, Detik Sumsel — Tiga kilogram sabu – sabu berhasil diamankan dari tangan Rudi dalam operasi penangkapan didepan minimarket komplek Perumahan Citra Grand City, Kecamatan Alang-alang Lebar Palembang Rabu 30 Januari 2019.

Rudi pun diberikan tindakan tegas oleh petugas lantaran melarikan diri saat akan dilakukan pengembangan kasusnya dengan tembakan dikaki kanan nya.

Dari pengakuan pria asal pulau Bangka ini menjadi kurir sabu sejak tahun 2016. Sabu yang disita dari dirinya merupakan milik Iwan Kinjeng salah satu narapidana yang mendekam di Lapas Merah Mata.

“Saya dihubungi oleh Iwan melalui telepon, untuk mengambil sabu dari seseorang dan akan diberikan seseorang yang telah memesan,”kata Rudi saat dihadirkan di Mapolda Sumsel Senin (4/2) pagi.

Baca Juga :   Coba Kabur, DPO Pengeroyokan Ini Kena Dor

Dikatakannya, sabu tiga kilogram yang diterimanya diantar dengan mobil Honda CRV dengan plat nomor polisi BH Jambi, saat itu sabu ditaruh didalam kantong plastik, saat mobil CRV itu datang salah seorang melemparkan bungkusan sabu kemotor nya tersangka setelah itu mobil lalu pergi.

“Saya tidak tahu orang yang mengantar sabu itu, karena sabu itu lempar kemotor saya setelah itu mereka langsung pergi. Kemudian sabu itu mau saya berikan kepada orang yang telah memesan tidak tahu nya yang memesan itu polisi,”jelasnya.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengapresiasi anggota Ditresnarkoba yang kembali mengungkap dan menangkap kurir seberat tiga kilogram yang kembali melibatkan narapidana di Lapas Merah Mata.

Baca Juga :   Ilyas Bantu Pemuda Penderita Kanker Darah

Modus yang digunakan kurir ini, setelah ia mendapat perintah untuk mengambil sabu dari bandar sabu yang mendekam di Lapas Merah Mata melalui telepon.

“Setelah mendapat perintah itu sang kurir menemui orang yang mengantar barang, namun saat itu barang hanya dilemparkan saja oleh orang kepada sang kurir. Tak lama setelah menerima kurir ini ditangkap,”ujarnya.

Menurut sabu yang masuk ke Sumsel pada umumnya dari Cina ke Malaysia lalu masuk ke Sumsel melalui pantai timur Sumatera. “Seperti yang sebelumnya peredaran sabu dalam jumlah besar melibatkan narapidana di Lapas yang ada di Sumsel,”terangnya.(oji)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Desak Pemkot Pagaralam Harus Miliki Alat Tes Swab PCR

Pagaralam, Detik Sumsel- Terus bertambahnya kasus terkonfirmasi positif terpapar Virus Corona (Covid-19) dan kasus yang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *