Lagi, Warga Lahat Tewas Diterkam Harimau | Detik Sumsel
Detik
Pemprov
Wabup Lahat, Haryanto SE MM didampingi Kapolres Lahat, AKBP Ferry Harahap SIK, saat dibincangi awak media. Foto Heru/DS

Lagi, Warga Lahat Tewas Diterkam Harimau

# Warga Dihimbau Takut Berlebihan

Lahat, Detik Sumsel — Harimau Sumatera kembali buat geger warga Kabupaten Lahat. Kali ini satu korban nyawa terpaksa melayang, akibat diterkam hewan buas satu ini. Kejadian mengenaskan kali ini menimpa Mustadi (50), warga Pajar Bulan, Kecamatan Semendo Darat Ulu, Kabupaten Muara Enim. Saat tengah berada di hutan Ataran Pedamaran KPH Semendo, Muara Enim, yang berbatasan langsung dengan Kecamatan Kota Agung, Kabupaten Lahat.

Kejadian ini dibenarkan Kapolres Lahat, AKBP Ferry Harahap SIK. Ferry menjelaskan peristiwa itu terjadi Kamis (12/12) sekitar pukul 17.30 WIB. Saat itu korban tengah menggarap kebun milik Muplih bersama Irian, warga sama. Saat itu korban bersama Irian tengah selesai mengitari kebun, namun naas saat tengah mengambil burung pikat miliknya, Harimau tampak berjalan menghampiri korban.

“Saksi sempat berteriak memperingatkan korban, namun tiba-tiba harimau langsung menerkam leher korban, dan menyeret korban hingga meninggal dunia,” terang Ferry Harahap, Jumat (13/12).

Lanjut Ferry, untuk tindakan lebih lanjut, pihaknya sudah lakukan koordinasi dengan pihak BKSDA Lahat. Mengingat wilayah itu masuk dalam kawasan Semendo, BKSDA Lahat hanya bisa sebatas memberikan imbauan ke masyarakat.

“Untuk penangkapan, ataupun upaya penembakan dengan obat bius, itu BKSDA yang melakukannya. Masyarakat senantiasa waspada, dan jangan ke ladang atau ke kebun seorang diri. Hentikan kegiatan kalau sudah pukul 16.00 WIB,” ujarnya.

Menanggapi hal itu, Wakil Bupati Lahat, Haryanto SE MM MBA meminta, warga Kabupaten Lahat untuk tidak terlalu menimbulkan ketakutan yang berlebihan, atas kejadian ini. Dirinya menyadari mayoritas masyarakat merupakan petani kopi, yang berlokasi di dekat hutan lindung. Untuk itu sementara ini warga diimbau jangan dulu pergi berkebun, sebelum situasi benar dinyatakan.

“Kita prihatin atas kejadian ini. Masyarakat kita ingatkan jangan rusak ekosistem yang ada. Masyarakat jangan berkebun di hutan lindung, itu rumah mereka. Sama seperti kita, kalau rumah kita diganggu orang,” kata Haryanto. (heru)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Wakili Kepala Daerah se Sumsel, Bupati OKI Terima 100.000 Dosis Vaksin

Kayuagung, Detik Sumsel-Bupati Ogan Komering Ilir (OKI) H Iskandar, SE., menerima 100. 000 dosis vaksin …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *