Lakukan Pemeriksaan Kesehatan, 3 Pemain Ini Wajib Ikuti Tes MRI | Detik Sumsel
Detik
Pemprov
Pemain bertahan Sriwijaya FC Ambrizal melakukan pemetiksaan kesehatan di RS. Siloam. (Media Officer SFC)

Lakukan Pemeriksaan Kesehatan, 3 Pemain Ini Wajib Ikuti Tes MRI

Palembang, Detik Sumsel-Untuk mengetahui secara pasti kondisi kesehatan pemain, manajemen Sriwijaya FC mewajibkan seluruh penggawa tim mengikuti pemeriksaan kesehatan.

Dokter tim SFC Ibadurahman mengungkapkan, pelaksanaan tes kesehatan merupakan salah satu persyaratan wajib yang harus diikuti pemain, sebelum mereka melakukan penandatanganan kontrak secara resmi.

“Ya, hari ini kita melakukan tes kesehatan terhadap seluruh pemain yang sudah datang ke Palembang di RS Siloam. Ada 12 orang pemain yang mengikuti tes. Sedangkan pemain yang baru datang, akan dilakukan pemeriksaan dilain hari,”ungkapnya, Selasa (2/4).

Pria berkacamata ini menjelaskan, tes kesehatan yang dilakukan terhadap pemain meliputi pemeriksaan secara umum seperti darah lengkap, urine lengkap, rontgen dan rekam jantung.

Selain itu, ada beberapa pemain yang harus mengikuti pemeriksaan tambahan yaitu MRI. Karena mereka sebelumnya memiliki riwayat cedera dan pernah dilakukan operasi. Guna mengetahui lebih jelas bagaimana kondisinya saat ini.

“Pemeriksaan kesehatan secara umum dan MRI tersebut dilakukan, agar kita memiliki data yang jelas terhadap kondisi pemain. Meskipun secara umum terlihat, kondisi mereka semua bagus saat latihan perdana kemarin,”jelasnya.

“Untuk pemeriksaan MRI ada tiga orang yang memiliki riwayat cedera dan pernah operasi, ada yang 2011 dan 2012. Mereka adalah Juan revi, Yeriko dan Yongki Aribowo. Nanti kita konsul dengan dokter ortopedi, mengenai hasil MRI. Sore ini sudah keluar hasil tesnya,”bebernya lagi. (Iyop)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Sebelum Mengubur dan Cor Mayat Apriyanti Tersangka Nopi dan Amir Pergi Kelokalisasi Kampung Baru

Palembang, Detik Sumsel — Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel Senin (18/10/2021) merekonstruksi kasus pembunuhan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *