Lewat JNE, Pempek Cek Yati Tembus Pasar Nasional dan Internasional

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan

SEJAK terbukanya akses pengiriman makanan melalui jasa ekspres dan logistik JNE, geliat perekonomian lokal warga Palembang semakin tumbuh, seiring banyaknya permintaan pengiriman Pempek. Hal inilah yang dirasakan oleh Cek Yati, pemilik warung Pempek di 32 Ilir Palembang. Dalam sebulan ia bisa mengirim 200 kotak paket kuliner khas Palembang tersebut, dengan omzet mencapai ratusan juta. Seperti apa? 


ABDUL MALIK- PALEMBANG


WAKTU berbuka puasa masih dua jam lagi, tapi warung Pempek Cek Yati di Jl Sultan Muhammad Mansur, Kelurahan 32 Ilir, Kecamatan Ilir Barat II Palembang, sudah ramai dikunjungi pelanggan di hari ke 4 puasa Ramadhan, Minggu (20/5). Mereka rela antri lama demi menunggu pesanan pempek yang sedang disiapkan. Ada juga yang memilih untuk berbuka puasa di warung berkonsep rumah toko (Ruko) berukuran 7×4 tersebut, menunggu azan maghrib tiba, bersama rekan dan keluarga.

Kesibukan rupanya tidak terjadi di ruang depan saja. Di dapur, karyawan pempek Cek Yati sibuk menggoreng pempek. Sebagian lagi melumuri pempek dengan minyak sayur dan gandum untuk dimasukkan dalam paket pengiriman ke luar kota karena banyaknya permintaan selama bulan Ramadhan ini.

“Paketan ini akan kita kirim ke Bogor,” kata Cek Yati (55) memulai perbincangan dengan Detik Sumsel sembari menunjukkan paket pempek yang sudah tersusun rapi di atas meja.

Cek Yati mengatakan, dalam setiap bulannya selalu ada saja paketan untuk dikirim ke luar kota. Mulai ke daerah Jawa, Kalimantan, Sulawesi hingga Papua. Tapi memang yang terbanyak pengiriman ke daerah Jabodetabek dan Bandung. “Dalam sebulan kita kirim setidaknya 200 kotak paket pempek yang berisi antara 100-150 pempek kecil. Kalau menjelang akhir Ramadhan dan lebaran bisa lebih dari itu,” kata Cek Yati sembari menyebut tidak sedikit pelanggan di luar kota yang membeli untuk dijual lagi di daerahnya.

Wanita paruh baya ini menerangkan, untuk pengiriman ia selalu menggunakan jasa paket YES JNE yang sehari sampai. Sebab pempek paling lama bertahan tiga hari, makanya butuh ekspedisi yang memang menjamin kecepatan barang sampai di tangan pembeli.

Komentar