Liburan Di Pondok Marogan Palembang, Wisata Alam dan Religi | Detik Sumsel
Pemprov
Pesantren Tahfizh Kiai Marogan

Liburan Di Pondok Marogan Palembang, Wisata Alam dan Religi

Palembang, Detik Sumsel — Berdamawisata di Pondok Kiai Marogan bisa menjadi salah satu pilihan menghabiskan waktu bersama orang terkasih saat libur panjang tiba seperti sekarang ini.

Lokasinya yang masih di dalam kota Palembang yaitu di jalan Yusuf Zein-Talang Beturu Kecamatan Sukarame ini menawarkan wisata alam sekaligus juga wisata edukasi.

Pondok Kiai Marogan ini sebenarnya merupakan pondok pesantren yang berdiri diatas lahan seluas 1,5 hektar.

Pesantren Tahfizh Kiai Marogan

Sekali Dayung Dua Pulau Terlampaui, Bisa Wisata Religi Sekaligus Sekolah Alam
Pengelola Pondok Kiai Marogan menyulap area tersebut menjadi tempat wisata, lantaran terdampak wabah Covid-19 dan berharap bisa menjadi pemasukan tambahan bagi pesantren yang memiliki santri sekitar 120 orang, mayoritas anak yatim dhuafa.

Jadi ini sebetulnya pesantren, nah anak itu (santri) mayoritas yatim dhuafa, karena wabah corona ini, pesantren juga terdampak kan. Selama ini ada orang tua asuh, makanya kita ijtihad karena kita lihat lahan disini ada peluang, orang bilang nyaman disini dan akhirnya kita sepakati membuat tempat wisata.

Penamaan Marogan sendiri merupakan akronim dari “Main, Resto dan Dogan”. Kelapa muda atau dikenal dengan sebutan dogan merupakan ciri khas dari ulama besar di Palembang, Kiai Merogan yang kisahnya sudah melekat bagi warga Palembang sendiri.

Aliran sungai Talang Betutu yang mengelilingi pesantren ini seolah menjadikannya seperti sebuah pulau. Ini juga yang menambah daya esotisnya.

Naik Perahu Menyusuri Sungai Talang Betutu Enaknya Saat Petang

Awas Jatuh Neng…
Kendati lanskap pondok kiai merogan tampak masih sederhana, akan tetapi sejumlah arena bermain dan belajar di dalamnya patut dicoba, diantaranya panahan, menyusuri sungai talang betutu dengan perahu, memancing, flying fox dan tentunya wisata religi melihat kegiatan para santri.

Kalau Yang Ini, Anak Anak Dan Ortu Juga Bisa Melayang Dengan Flyfox. Arena Permainan Anak, Puas Main Langsung Minum Dogan. Semriwiiing..

Beberapa sudut bangunan atau fasilitas yang bernuansa kayu juga apik untuk dijadikan background foto bersama atau sekedar swafoto. Emak-Emak Juga Bisa Pose hihi.

Pengasuh Ponpes Tahfizh Kiai Marogan KH Ahmad Fauzan Yayan mengaku sejak diresmikan hingga kini jumlah pengunjung terus bertambah.

“Alhamdulillah setelah satu bulan berjalan kunjungan itu semakin hari semakin meningkat terutama hari libur, seperti libur 17 Agustus kemarin mencapai 1000an pengunjung. Ada yang bawa tikar dan makanan sendiri, jadi tempat keluarga kumpul begitu,” jelasnya.

Yayan mengatakan pengelola mematok biaya masuk bagi pengunjung Rp.10 ribu. Sekalian berinfaq untuk kemajuan pesantren dan wisata.

Masjidnya Sih Gede. Cukup untuk menampung 600 jamaah pengajian. Biaya sewa lokasi bermain juga terjangkau berkisar Rp 10 ribu.

“Ada beberapa pondok untuk keluarga kumpul juga masih bebas digunakan,” tambahnya.

Sejak dibuka untuk umum, income bagi pesantren mulai mengalami peningkatan, khususnya membawa berkah bagi pengurus yang juga membuka lapak jualan makanan.

“Kita ustadz ustadz disini ada yang berjualan makanan, termasuk dogan yang laris apalagi musim panas. Setiap hari itu 100-200 dogan yang terjual,” paparnya.

Saat ini, pengelola sedang mengembangkan kolam renang dengan konsep alami. Anak-Anak Pasti Suka Ni Bermain Di Lapangan Hijau Seperti Ini.

Yayan mengatakan pihaknya terbuka jika ada pihak yang ingin ikut mengembangkan pondok Kiai Merogan ini.

“Bagi anda yang ingin mengunjungi pondok Kiai Marogan, anda bisa menggunakan google maps dengan kata kunci “wisata alam pondok marogan,”pungkasnya.(oji)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL
Lakukan Penukaran Uang

Check Also

Cak Amir : PW, PC, dan Banom NU se-Sumsel Siap Membela Rais Aam KH Miftachul Akhyar

Palembang, Detik Sumsel – PWNU Sumatera Selatan KH Amiruddin Nahrawi menegaskan bila seluruh PC, Banom …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *