Lima Tahun Buron, Mito Dibekuk Saat Mobil Rusak | Detik Sumsel
Pemprov
Mito Harijon tersangka perampokan pada tahun 2017 lalu saat diamankan, foto istimewa.

Lima Tahun Buron, Mito Dibekuk Saat Mobil Rusak

Lahat, Detik Sumsel – Setelah lima tahun buron, Mito Harijon (38), warga Desa Lawang Agung, Kecamatan Mulak Ulu, Kabupaten Lahat, yang sempat menghilang usai merampok seorang sales sebuah perusahaan penjualan akhirnya dimanakan. Saat itu, korbannya ialah Eka Are Desi (47), yang merupakan warga Kabupaten Muara Enim.

Saat kejadian pada 3 Maret 2017 lalu, korban saat itu dihadang oleh Mito dan keempat temannya di Desa Mengkenang, Kecamatan Mulak Ulu, Lahat. Korban yang sedang mengendarai sepeda motor, nekat memukul korban menggunakan potongan kayu kopi.

Bahkan pelaku nekat menggasak uang tunai dari tangan Eka senilai Rp 12.000.000 dan 2 unit tablet merek samsung note 3. Serta satu unit handphone merk Advan warna silver, satu unit power bank, satu unit charger hand phone, dan nota tagihan barang PT WINGS. Setelah itu, tersangka melarikan diri ke dalam kebun kopi yang ada di pinggir jalan tempat kejadian.

Atas kejadian tersebut korban melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Mulak Ulu. Lalu Polisi kemudian menerbitkan laporan polisi LP/B-01/III/2017/SUMSEL/RES LHT/SEK MULAK ULU, tanggal 30 Maret 2017.

Dari penyeledikan Polsek Mulak Ulu, pelakunya ialah Pajar Panji Utama alias Alex dan Muda Alkahudin. Keduanya lebih dahulu berhasil ditangkap dan telah menjalani hukuman. Lalu menyusul rekan lainnya, yakni Sudarman, yang kini telah meninggal sakit. Mito Harijon, berhasil ditangkap, Senin (7/3) siang, di Desa Darmo Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim. Sementara Herdi, tersangka terakhir, kini masih berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO).

“Tersangka telah diamankan di Mapolsek Mulak dan masih dalam pemeriksaan lebih lanjut,” ungkap Kapolres Lahat, AKBP Eko Sumaryanto SIK, melalui Kasubsi Penmas Aiptu Lispono SH, Selasa (8/3).

Ditambahkan Kapolsek Mulak Ulu, AKP Arman P Nasution, selama pelariaan tersangka Mito sempat bekerja sebagai driver pengangkut batu bara di salah satu perusahaan tambang di Tanjung Enim, Kabupaten Muara Enim.

“Saat ditangkap, tersangka saat itu sedang memperbaiki mobil angkutannya, yang sedang rusak di jalan lintas. Tersangka Mito terjerat Pasal 365 KUHP, dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara ” terang Arman. (heru)


H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

H Tama Calon Tunggal Ketua Demokrat Ogan Ilir

Palembang, Detik Sumsel — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) bakal …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.