LRT Belum Mampu Atasi Kemacetan Palembang | Detik Sumsel
BNI"
Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, Ir H Achmad Hafisz Tohir

LRT Belum Mampu Atasi Kemacetan Palembang

Palembang, Detik Sumsel – Pembangunan Light Rail Transit (LRT) yang sebelumnya dimanfaatkan sebagai salah satu sarana dalam mensukseskan perhelatan akbar Asian Games 2018, kini menjadi sarana transportasi bagi masyarakat umum. Diharapkan kemacetan yang sering terjadi di Palembang dapat terurai dengan adanya LRT tersebut.

Namun pantauan Detik Sumsel, meski adanya LRT saat ini, kemacetan di Kota Palembang masih terjadi di beberapa titik, salah satunya di Jl Kolonel Haji Burlian Palembang.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, Ir H Achmad Hafisz Tohir yang akrab disapa Bang HT tersebut, menyarankan agar Pemprov Sumsel dan Pemkot Palembang segera mencari solusi tepat agar proyek angkutan massal tersebut mampu untuk menyelesaikan masalah kemacetan di Palembang.

“Kita belum bisa terlalu memanfaatkan itu, karena jalur LRT Palembang pun belum dapat menjaring banyak penumpang. LRT belum melintas di daerah padat penduduk, seperti Perumnas, Kertapati, Plaju dan beberapa daerah lainnya. Oleh karena itu, pemerintah daerah harus mencari investor untuk mengembangkan proyek itu sebagai feedernya,” ungkap HT, Senin (14/01).

HT juga mengatakan, kepala daerah diharapkan memiliki visi yang sama untuk pembangunan yang berkelanjutan agar apa yang menjadi program jangka panjang dapat terwujud meskipun berganti kepemimpinan.

“Kalau saya lihat tiap ganti pemimpin, ganti juga prioritasnya. Belum ada sustainable development, selama itu masih terjadi maka akan sulit untuk mewujudkan RPJMD itu. Seperti contoh, TAA itu sampai sekarang belum juga dapat beroperasi. Padahal jika dimanfaatkan dengan baik, potensi untuk meningkatkan perekonomian Sumsel dapat terwujud,” ujarnya.

Guna menyelesaikan masalah tersebut, Wakil Rakyat fraksi PAN itu juga menjelaskan, untuk kebangkitan Sumsel, semua tokoh penting di Sumsel diharapkan juga untuk dapat duduk bersama membahas tentang pembangunan yang perlu dilakukan untuk kesejahteraan masyarakat.

“Termasuk juga masalah hilirisasi agar komoditas petani Sumsel seperti karet dan sawit lebih bernial jual tinggi. Bila perlu, wilayah Indonesia lain bisa membeli karet dan sawit dari Sumsel,” pungkasnya. (Wira)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL
Lakukan Penukaran Uang

Check Also

PS Palembang Bertolak ke Prabumulih untuk Liga 3

Palembang, Detik Sumsel- Tim PS Palembang resmi bertolak ke Prabumulih petang ini. Tim dilepas langsung …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *