Lulus Seleksi Perwira Alih Golongan, Heri Gondrong: Ini Berkat Doa Keluarga dan Masyarakat | Detik Sumsel
Pemprov
Aiptu Heri Kusuma Jaya anggota Ditreskrimum Polda Sumsel yang dinyatakan lulus seleksi Perwira Alih Golongan (PAG)

Lulus Seleksi Perwira Alih Golongan, Heri Gondrong: Ini Berkat Doa Keluarga dan Masyarakat

Palembang, Detik Sumsel — Aiptu Heri Kusuma Jaya atau yang dikenal dengan Heri Gondrong dinyatakan lulus seleksi Pendidikan Alih Golongan (PAG) pada sidang akhir yang dipimpin oleh Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rudi Setiawan SIK SH MH Kamis (23/9/2021).

Hergon sendiri berhasil menempati peringkat ke 15 dari 78 bintara di Sumsel yang dinyatakan lulus untuk mengikuti sekolah perwira di tahun ini.

Selanjutnya ia akan mengikuti pendidik Setukpa di di Sukabumi, Jawa Barat yang akan di buka 11 Oktober 2021 mendatang.

Perjuangan Heri Gondrong untuk mengikuti seleksi PAG ini tidak sia – sia. Sebab ia harus rela memangkas rambut panjang yang menjadi ciri khasnya ke rambut pendek akhir berbuah manis.

Ditemui wartawan dikediamannya Heri Gondrong mengaku sangat bersyukur karena telah lulus seleksi Pendidikan Alih Golongan (PAG) yang ia ikuti.

Menurutnya, perjuangan ia lakukan tidak lepas dari doa keluarga, orang orang terdekatnya dan masyarakat yang mengenalnya.

“Alhamdulillah saya lulus untuk ikut sekolah perwira dan semua ini tidak lepas dari doa keluarga, orang-orang terdekat dan masyarakat,” ujar Heri Gondrong Sabtu (25/9/2021).

Keputusan Heri Gondrong mengubah penampilannya dengan memotong rambutnya menjadi pendek membuat masyarakat bertanya – tanya.

Karena sudah dikenal luas oleh masyarakat luas dengan tampilan rambut gondrong nya. Terutama saat ia memberantas aksi premanisme, parkir liar hingga kejahatan 3 C bersama rekan-rekannya di Unit I Subdit III Jatanras Polda Sumsel terlebih aksinya sempat viral diberbagai sosial media khusus di kota Palembang. Heri Gondrong memiliki slogan “Pecah Sekel” yang ia suarakan membuat ciut nyali para pelaku kejahatan.

Heri Gondrong juga meminta doa kepada masyarakat agar dalam mengikuti pendidikan perwira tidak ada halangan serta mendapat kelancaran.

Heri juga menceritakan suka duka selama ia mengikuti seleksi PAG. Sukanya ia bisa ketemu teman-teman lama, liting-liting satu angkatan karena bisa menjalin silaturahmi.

Kalau dukanya, harus bangun lebih pagi karena pukul 06.00 sudah harus di lokasi tes. Harus berhadapan dengan komputer dimana kecepatan dan ketepatan saat mengisi jawaban sangat diperlukan.

“Ya banyak yang harus dilewati. Tapi duka itu harus dilewati dengan tetap konsisten dan sungguh-sungguh,” ujarnya.

Katim Hergon sudah 25 tahun mengabdi sebagai anggota Polri. Ia memulai karir sejak lulus pendidikan di Sekolah Polisi Negara (SPN) Betung pada tahun 1996.

Setahun kemudian, ia ditempatkan di Mako Satbrimob Polda Sumsel dan mengabdi disana selama 18 tahun tepatnya hingga tahun 2015.

Lalu dia diberi amanah menjabat Katim Opsnal Unit I Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumatera Selatan (Sumsel) hingga akhirnya di tahun 2021 mengikuti seleksi PAG dan dinyatakan lulus.

“Untuk memanjangkan rambut lagi atau tidak, tergantung penempatan nanti. Dan juga lihat situasi, arahan pimpinan juga. Jika memungkinkan, ya saya panjangkan lagi. Saya akan ikuti saja aturan yang ada,” ujarnya.

Untuk penempat dinas setelah selesai pendidik PAG, Heri menyerahkan kepada pimpanan saja karena atasan lah yang akan menentukannya.

“Yang pasti saya akan mengikuti arahan dari pimpinan. Intinya dimana saja kita ditempatkan, sebagai anggota Polri pasti akan selalu mengabdikan diri untuk masyarakat,”tutupnya.(oji).

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL
Lakukan Penukaran Uang

Check Also

Kunjungi Sentra Usaha Kretif di Palembang, Sandiaga Uno Ungkap Dua Program Kemenparekraf

Palembang, DetikSumsel – Dalam kunjungan ke Palembang, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Republik Indonesia, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *