Mantan Bupati OI HM Ilyas Panji Alam: Kalau Tidak Korupsi, Ngapain Takut

Iklan detik Sumsel

Indralaya, Detik Sumsel- Mantan Bupati Ogan Ilir (OI) Ilyas Panji Alam diperiksa selama 5,5 jam oleh Kejaksaan Negri (Kejari) Ogan Ilir.

“Kooperatif lah kita, kalau tidak koperatif tidak mungkin saya datang. Mudah-mudahan tidak dipanggil lagi. Kalau tidak korupsi, ngapain takut,” ujar Ilyas sembari naik ke mobilnya, sesuai diperiksa.

Pemeriksaan mantan orang nomor satu di Kabupaten OI itu, terkait adanya dugaan tindak pidana korupsi dana hibah Bawaslu OI tahun 2019.

Mantan Bupati Ilyas, tiba di Kejari sekitar Pukul 10.00 WIB dan keluar sekitar pukul 15.30 WIB.

Ilyas mengakui, pemanggilanya itu untuk memberikan keterangan terkait dugaan korupsi dana hibah Bawaslu OI. Mantan bupati itu diperiksa sebagai saksi dalam kasus tersebut.

“Aku dipanggil biaso be, ditanyo apo yang aku tahu. Soal dana hibah Bawaslu OI. Tadi cuma ngobrol-ngobrol bae,” terangnya ketika keluar dari Kantor Kejari OI, Kamis (29/9/2022).

Ketika ditanya awak media terkait pertanyaan yang diajukan pihak kejari? Ilyas mengaku tidak mengingatnya.

Yang jelas pertanyaan yang diajukan tak lebih dari 50 pertanyaan, Adapun pertanyaan hanya seputar kasus tersebut.

“Kooperatif lah kita, kalau tidak koperatif tidak mungkin saya datang. Mudah-mudahan tidak dipanggil lagi. Kalau tidak korupsi, ngapain takut,” ujar Ilyas sembari naik ke mobilnya. (AL)

Komentar