Masih Ada ASN di Pemkab Ogan Ilir Tidak Masuk Kerja Usai Libur Lebaran

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan

Indralaya, Detik Sumsel – Masih ada ASN dilingkungan Pemkab Ogan Ilir Sumatera Selatan ditemukan tidak masuk kerja di hari pertama masuk kerja pasca libur lebaran Idul Fitri 1443 Hijriah.

Hal tersebut didapat oleh Sekretaris Daerah Ogan Ilir H Muhsin Abdullah saat melakukan sidak kehadiran ASN, Senin (9/5).

“Ya dalam sidak kehadiran pegawai di hari pertama kerja pasca libur lebaran sebagian besar atau 90 persen ASN telah masuk kerja, namun ditemukan 10 persen yang tidak masuk dengan alasan sakit, cuti dan tidak ada keterangan,” kata Muhsin Abdullah.

Untuk yang tidak ada keterangan, sambung Muhsin akan didata secara kolektif selama periode tertentu dan akan diberlakukan seperti aturan yang berlaku sesuai dengan disiplin pegawai.

“Yang tidak ada keterangan akan kita data dan dikolektifkan selama periode tertentu dan akan diberlakukan sesuai aturan yang berlaku dan aturan disiplin pegawai,” tegas Muhsin Abdullah

Sedangkan untuk penerapan WFH seperti yang diumumkan oleh pemerintah pusat, Muhsin mengatakan bahwa di Ogan Ilir belum diterapkan menunggu instruksi dari pusat.

“Belum, kalo soal WFH belum kita terapkan keunggulan instruksi dari pusat,” Imbuh Muhsin

Terakhir Sekda H Muhsin Abdullah mengingatkan kepada ASN di lingkungan Pemkab Ogan Ilir untuk tetap melaksanakan kewajiban sebagai ASN terutama karena saat ini masa liburan sudah berakhir dan saatnya bekerja kembali.

“Kepada ASN Pemkab Ogan Ilir saya mengingatkan untuk kembali melaksanakan kewajibannya bekerja melayani masyarakat karena masa liburan selama 10 hari yang diberikan pemerintah pusat sudah selesai,” pungkas Muhsin Abdullah.

Sebelumnya Sekda H Muhsin Abdullah bersama Kepala Badan Kepegawaian Wilson Effendi, para asisten dan staf ahli melakukan sidak dengan mendatangi seluruh dinas dan bagian dilingkungan Pemkab Ogan Ilir untuk memeriksa tingkat kehadiran pegawai di hari pertama kerja setelah libur hari raya Idul Fitri.

Di setiap kantor yang dimasuki Sekda Muhsin Abdullah langsung mengecek daftar hadir untuk memeriksa tingkat kehadiran pegawai di kantor tersebut.

“Jika ada absen yang kosong atau tidak ditandatangani Sekda Muhsin Abdullah langsung menanyakan ke pimpinannya yang bersangkutan mengapa tidak hadir dan apa alasannya,”terangnya.

Dalam sidak itu ternyata ditemukan 10 persen ASN di lingkungan Pemkab Ogan Ilir tidak atau belum masuk kerja dengan alasan sakit, cuti dan tidak ada keterangan. (AL)

Komentar