Masuk SMA Negeri Favorit di Sumsel Dipungut Biaya Maksimal Rp 1 Juta Perbulan | Detik Sumsel
Pemprov
Gubernur Sumsel Herman Deru

Masuk SMA Negeri Favorit di Sumsel Dipungut Biaya Maksimal Rp 1 Juta Perbulan

Palembang, Detik Sumsel- Mulai tahun ajaran baru 2019/2020 nanti khusus untuk masuk beberapa jenjang pendidikan SMA sederajat di Sumsel akan dipungut biaya perbulan.

Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan Sumsel Drs Widodo MPd. Ia mengatakan, akan ada sebanyak 27 SMA se-Sumatera Selatan yang masuk kategori mandiri Kabupaten/Kota yang mulai tahun ajaran baru ini akan dipungut biaya.

“Pungutan ini diatur berdasarkan Keputusan Gubernur Sumsel. Untuk nominal pungutan nantinya diperbolehkan maksimal Rp1 juta persiswa untuk setiap bulan,” ungkap Kadisdik Sumsel Drs Widodo MPd.

Adapun sebanyak 27 SMA Negeri Mandiri Kabupaten/Kota di Sumsel yang diperbolehkan melakukan pungutan perbulan yakni diantaranya Palembang: SMAN 3, SMAN 4, SMAN 5, SMAN 6, SMAN 8, Pagaralam: SMAN 1, SMAN 4, Prabumulih: SMAN 1 Lubuklinggau, Pali: SMAN 2 Talang Ubi, OKU Timur: SMAN 1 Belitang, SMAN 3 Martapura, SMAN Semendawai Suku III, SMAN 1 Belitang III.

Kemudian, OKU: SMAN 4 OKU, OKI: SMAN 1 Kayuagung, SMAN 3 Kayuagung, OI: SMAN 1 Indralaya Utara, Musi Rawas: SMAN 1 Megang Sakti, SMAN 2 Muara Beliti, Muba: SMAN 2 Sekayu, Muara Enim: SMAN 1 Muaraenim, SMAN 2 Muaraenim, Lahat: SMAN 4 Lahat, Empat Lawang: SMAN 1, Banyuasin: SMAN 2 Banyuasin III.(tet)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL
Lakukan Penukaran Uang

Check Also

PPP Lahat Incar Kursi Pimpinan pada Pileg 2024 Mendatang

Lahat, Detik Sumsel – Nizaruddin SH, kembali nahkodai Dewan Pimpinan Cabang (DPC), Partai Persatuan Pembangunan …

3 comments

  1. Huuhee emng yaa sekarang tuh modal uang kemana” juga.. Pak itu mau sekolah apa mau ngapain hadeeh untung dah tamat.

  2. payo pak jadilah itu..
    jgn nian lah jadi..
    jadi taun be janji kmren..
    ckup 1 Periode pak..
    dak akan lebih..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *