Materai Rp 3000 dan Rp 6000 Masih Berlaku Hingga Akhir 2021 | Detik Sumsel
Pemprov
Pegawai Kantor Pos tengah menunjukkan bea materai Rp 3 ribu dan Rp 6 ribu ( Maya/detiksumsel.com)

Materai Rp 3000 dan Rp 6000 Masih Berlaku Hingga Akhir 2021

Palembang, Detik Sumsel – Meskipun Pemerintah sudah mulai menerapkan Bea materai Rp 10 ribu sejak 1 Januari 2021, sesuai Undang- undang Bea Materai Nomor 10 tahun 2020 sudah diterapkan.

Namun karena masih dalam tahap transisi, pemerintah masih memperbolehkan penggunaan materai Rp 6.000 dan Rp 3.000 ribu dengan nilai minimal Rp 9.000.

Kepala Kantor Pos Palembang, Risdayani mengatakan, dalam penerapannya, penggunaan materai tersebut dapat dilakukan dengan cara kombinasi. Bisa berupa tiga buah materai Rp 3.000 dengan total Rp 9.000 atau kombinasi satu materai Rp 3.000 dan satu materai Rp 6.000 dengan total nilai Rp 9.000 atau kombinasi kedua materai Rp 6.000 sehingga nilainya Rp 12.000.

“Materai Rp 10 ribu belum datang dan belum dijual di kantor pos hingga kini, sehingga masyarakat bisa tetap bertransaksi dan menggunakan meterai Rp 6.000 dan Rp 3.000,” ujarnya, Rabu (06/01).

Ditambahkannya, dimasa transisi ini dilakukan karena diperkirakan masih banyak blangko materai Rp 6.000 dan Rp 3.000 yang masih beredar di masyarakat. Oleh sebab itu masih bisa digunakan daripada hangus saja. Tapi kebijakan transisi ini akan berkahir paling lambat 31 Desember 2021. Itu artinya, mulai 1 Januari 2022 mendatang, bea materai yang digunakan yaitu Rp 10 ribu.

Seperti diketahui, Dewan Perwakilan Rakyat atau DPR telah resmi mengesahkan Rancangan Undang-undang Bea Meterai menjadi UU Bea Materai, pada <span;>September 2020 lalu. <span;>Dengan undang-undang yang baru, tarif bea meterai akan naik dari sebelumnya Rp 6.000 menjadi Rp 10 ribu

RUU Bea Materai sebelumnya telah masuk program legislasi nasional atau Prolegnas 2020-2024. Pembahasan beleid ini dilakukan oleh Komisi XI dan Kementerian Keuangan serta Kementerian Hukum dan HAM.

Undang-undang tentang Bea Meterai merevisi beleid lama, yakni Undang-undang Nomor 13 Tahun 1985. Undang-undang yang baru berisi tambahan dua pasal yang meliputi pasal pidana dan pasal lain-lain. Kini, beleid itu memiliki 12 bab dan 32 pasal dari sebelumnya 10 bab dan 26 pasal.(May)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Tunjukkan Kartu Vaksin, Gratis 1 Jam Karaoke

Palembang, Detiksumsel – Studio Family Karaoke yang berada di komplek OPI Mall menawarkan beragam promo …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *