Mayat Perempuan di Aliran Sungai Buat Geger Warga Jarai | Detik Sumsel
Pemprov
Petugas saat evakuasi sesosok mayat perempuan di daerah Jarai kabupaten Lahat

Mayat Perempuan di Aliran Sungai Buat Geger Warga Jarai

Pagaralam, Detik Sumsel- Warga Kecamatan Jarai tepatnya desa Pamah Salak hari ini mendadak dihebohkan dengan penemuan mayat perempuan paruh baya di aliran sungai air lembak.

Infomasi yang berhasil dihimpun Penemuan mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh Risan (60) warga desa Pamah Salak pada pukul 07.30 WIB di sungai air lembak.

“Pertama kali ditemukan oleh Risan di sungai air Lembak pada pukul 07.30 wib” terang Kapolsek Jarai AKP Indra Gunawan SH, Selasa (19/4).

Dilanjutkan Kapolsek Jarai, berdasarkan keterangan saksi atas nama Risan melihat mayat tersebut pada saat memancing di sekitar Sungai Air Lembak Desa Pamah Salak Pada Pukul 07.30 wib, posisi mayat tersebut tertelungkup di tengah Sungai Air Lembak, Kemudian saksi memberi tahu ada mayat kepada warga.

“Ketika menerima adanya laporan Pada Pukul 07.45 wib Kami Beserta Anggota melakukan cek TKP dan melakukan evakuasi mayat tersebut dibantu oleh pihak Puskesmas Jarai dan masyarakat, lalu membawa mayat tersebut ke Puskesmas Jarai untuk dilakukan visum” beber Indra.

Adapun identitas mayat tersebut diketahui bernama Aminah Binti Bakri (alm) berusia 54 Tahun yang merupakan Kepala Sekolah SD Muhammadiyah Desa Nanti Giri kecamatan Jarai.

“Pada saat dilakukan Cek TKP posisi mayat dalam keadaan tertelungkup dengan menggunakan baju warna hitam motif bulat bulat putih celana panjang warna hitam, sendal Jepit warna hitam. Pada tubuh mayat Tidak ditemukan luka ataupun tanda tanda kekerasan,” lanjut Kapolsek.

Berdasarkan keterangan dari keluarga almarhum (suami) Masrianto bin Tarun (54) Tahun warga Desa Nanti Giri Kecamatan Jarai Kabupaten Lahat,
Bahwa istrinya tidak pulang kerumah dari kemarin sore, kemudian Masrianto mencari istrinya dan menanyakan kepada keluarganya namun tidak ketemu sampai dengan adanya kabar penemuan mayat di sungai air Lembak Desa Pamah salak (didekat sawah miliknya).

Pada Pukul 10.00 wib Setelah suami almarhum membuat surat pernyataan untuk tidak dilakukan otopsi. Kemudian Mayat tersebut di bawa oleh keluarga ke rumah duka di Desa Nanti Giri untuk di makamkan.

“Untuk penyebab kematian korban masih dalam penyelidikan” tandasnya.(rendi)


H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

DPRD Palembang Berduka, Azhari Haris Tutup Usia

Palembang, Detik Sumsel – Innalilahi wainailaihi rojiun, kabar duka menyelimuti Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.