Melawan Petugas, Perampok Tauke Minyak Tewas Ditembak | Detik Sumsel
Detik
Melawan Petugas, Perampok Tauke Minyak Tewas Ditembak
Kapolres Muba AKBP Yudhi Surya Markus Pinem, SIK, didampingi Kasat Reskrim AKP Deli Haris SH, Kapolsek Babat Toman AKP Ali Rojikin SH, dan Kanit Reskrim IPDA Nasirin, SH. Saat jumpa Pers di aula Polres Muna, Kamis (18/6)

Melawan Petugas, Perampok Tauke Minyak Tewas Ditembak

Sekayu, Detik Sumsel – Menghilang selama selama 6 tahun salah satu otak pelaku perampokan tauke minyak di Kecamatan Babat Toman, Kabupaten Muba pada tahun 2014 silam akhirnya berhasil dilumpuhkan jajaran Mapolres Muba, Rabu (17/6) sekitar pukul 15.00 WIB. Tersangka Asnawi alias Awi (51) terpaksa dilumpuhkan aparat kepolisian karena mencoba melawan petugas menggunakan senjata api rakitan (Senpira) ketik hendak diamankan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, penangkapan terhadap tersangka Asnawi setalah jajaran Satreskrim Polres Muba dan Unit Reskrim Polsek Babat Toman mendapatkan informasi mengenai keberadaan tersangka Asnawi di Kota Palembang. Mendapatkan informasi tersebut tim yang dipimpin Kasat Reskrim AKP Deli Haris SH, Kapolsek Babat Toman AKP Ali Rojikin SH, Kanit Reskrim Muba IPDA Nasirin, SH, dan di Back up oleh Kasubnit Pidum Polrestabes Palembang langsung melakukan penyelidikan.

Setelah mengetahui benar tersangka merupakan pelaku perampokan Tauke minyak, tim langsung bergerak melakukan penangkapan terhadap tersangka. Tersangka pada saat hendak diamankan berada di salah satu rumah di Kelurahan Sako Kota Palembang, pada saat dilakukan penangkapan tersangka melakukan perlawanan dengan menggunakan senpira yang dibawanya.

Tersangka sudah diberikan tembakkan peringatan sebanyak 3 kali ke udara, namun tersangka sambil berlari masih melakukan penembakan, karena mengancam keselamatan petugas akhirnya tim mengambil tindakan tegas terukur oleh anggota Opsnal Polres Muba. Tersangka akhirnya berhasil dilumpuhkan, namun pada saat di evakuasi untuk mendapatkan pertolongan tersangka meninggal dunia dalam perjalanan ke Rumah Sakit Bhayangkara Palembang.

Kapolres Muba AKBP Yudhi Surya Markus Pinem SIK, mengatakan penangkapan terhadap tersangka Asnawi setelah tim mendapatkan infromasi mengenai keberadaannya di Palembang. Tim yang mendapatkan informasi tersebut langsung melakukan penyelidikan intensif.

“Tersangka ini merupakan DPO kasus perampokan tauke minyak pada tahun 2014 silam. Tersangka terpaksa kita ambil tindakan tegas terukur karena melawan petugas menggunakan senpira ketika hendak diamankan,”kata Yudhi, Kamis (18/6/20) sekitar pukul 19.00 WIB di Aula Mapolres Muba.

Lanjutnya, kejadian tesebut terjadi terhadap korban Muhammad Toha Bin Tohet yang terjadi pada hari Jum’at tanggal 28 Maret 2014 sekitar Pukul 02.00 wib dirumah korban di Dusun III Desa Sungai Angit Kecamatan Babat Toman Kabupaten Muba.

“Perampokan tersebut dilakukan oleh 7 tersangka yakni Maryono Bin Joko yang telah menjalani hukuman di Lapas Kelas II B Sekayu, Sobri Bin Saarin telah menjalani hukuman di Lapas Kelas II B Sekayu, Saiful Bahri telah menjalani hukuman di Lapas Kelas II B Sekayu, Samsul Bahri telah menjalani hukuman di Lapas Kelas II B Sekayu, Asnawi alias Awi meninggal dunia (MD),”ungkapnya.

Kemudian masih ada tersangka Baihaki dan tersangka Abang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO). “Para tersangka mendatangi rumah korban masuk rumah dengan merusak pintu, kemudian menodongkan senpira dan melakukan penganiayaan terhadap anak korban,”ujarnya.

“Akibat kejadian ini korban kehilangan uang tunai sebesan Rp. 350 juta, dan perhiasan emas sebanyak 400 ratus suku atau 2.680 gram, 2 buah HandPhone merk Samsung, total kerugian seluruhnya di taksir dengan uang sebesar Rp1,6 Milyar,”tutupnya. (dho)

Ket foto : Kapolres Muba AKBP Yudhi Surya Markus Pinem SIK pada saat menggelar konferensi pers kasus perampokan di Aula Mapolres Muba. (edy)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Kereta Gantung Bakal Buat Seru Liburan ke Gunung Dempo

Pagaralam, Detik Sumsel – Guna mewujudkan misi sebagai Kota kunjungan wisata terdepan di Provinsi Sumatera …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *