Melihat Wisata Baru di Palembang, Plaza 16 Ilir yang Habiskan Dana Rp 7,5 Miliar, Usung Konsep Tematik

Iklan detik Sumsel

Palembang, Detiksumsel.com —  Palembang saat ini memiliki tempat wisata baru yakni Plaza 16 Ilir yang menghadap langsung ke arah sungai Musi.

Plaza 16 Ilir ini berada di tepian suangai Musi, yang  memiliki luas 64,53 x 14.50 meter , dengan menghabiskan dana Rp7,5 miliar. Plaza ini didesain mengusung konsep tematik dengan kemasan lokal.

Pantauan detiksumsel.com,  di plaza 16 Ilir  masyarakat bisa bersantai karena disediakan tempat duduk dengan sisi mengarah ke dermaga bertuliskan Palembang Emas dan Plaza 16 Ilir berwarna merah dan biru

Tak hanya itu, masyarakat pun bisa melihat jembatan ampera sambil berswata foto dengan pemandangan sungai Musi dan Jembatan Ampera yang menjadi Icon kota Palembang.

Nampak juga kerangka perahu berwarna coklat diantara tulisan Palembang Emas dan Plaza 16 Ilir, dimana di plaza 16 Ilir berlalu lalang para pedagang dompet, ikat pinggang, kaca mata, dan berbagai jenis pedagang lainnya termasuk para pekerja yang membawa barang-barang ke kapal penyeberangan.

Tak jauh dari taman Plaza 16 Ilir ini pengunjung juga bisa menikmati aneka macam kuliner warung terapung yang berada di tepian sungai Musi.

Salah satu pengunjung palaza 16 Ilir Palembang, Samsuddin (70)  menuturkan, Ia merasa senang dengan adanya berbagai infrastruktur baru di pasar 16 Ilir.

Samsudin mengaku Ia merupakan pensiunan dari satuan penjagaan laut dan pantai merasa bangga dengan adanya penambahan infrastruktur tersebut sehingga bisa menikmati keindahan kota Palembang dari bawah Ampera.

“Saya senang bisa duduk santai menikmati Palembang dan disini menjadi lebih semarak dan menarik,” ucapnya.

Namun Ia menyebutkan bahwa infrastruktur tersebut perlu dijaga bersama termasuk kebersihannya lantaran di taman terdapat beberapa sampah yang berserakan.

Senada dengan hal tersebut pengunjung lainnya Lina (45) merasa senang karena bisa menambah tempat rekreasi dan berfoto sehingga ketika menunggu kapal tidak merasa bosan.

“Kami senang jadi tidak bosan kalau menunggu tapi masih belum dijaga kebersihannya,” tuturnya.

Lina menyebutkan selain itu Ia merasa tidak nyaman ketika duduk karena masih terdapat pengamen yang terkesan memaksa di sekitar plaza 16 Ilir.

Sementara itu, Kepala Balai Pengelolaan Transportasi Darat (BPTD) Wilayah VII Sumsel dan Babel Kemenhub Muhammad Fahmi mengatakan, Plaza 16 Ilir merupakan tanggung jawab pemerintah pusat.

Namun setelah pembangunan selesai dan kawasan tersebut diresmikan, keseluruhan pengelolaan dan perawatan diserahkan ke Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang.

“Pembangunan Plaza 16 Ilir Palembang ini diharapkan dapat menjadi destinasi wisata baru,” katanya.

Konsep dermaga di Plaza 16 Ilir akan dijaga ketat oleh ada petugas agar lokasi aman dan nyaman serta petugas bertanggung jawab menangani keselamatan masyarakat.

“Karena itu, Plaza 16 Ilir menjadi daerah steril, sehingga tidak tercampur antara pengunjung yang akan naik kapal atau pedagang asongan,” ujarnya.

Fahmi menyampaikan, Plaza 16 Ilir juga akan menjadi pusat transportasi sungai, Dermaga 16 Ilir dan 7 Ulu Palembang yang selanjutnya akan ditampung ke Jakabaring dan Tangga Buntung.

“Saat ini tahap penyelesaian dan untuk peresmian menunggu pusat,” ujarnya.

Komentar