Memanfaatkan Limbah Kayu Jati Untuk Kandang Sapi | Detik Sumsel
Banner Iklan Diskominfo
Pemprov

Memanfaatkan Limbah Kayu Jati Untuk Kandang Sapi

Pati, Detik Sumsel – Sertu Kris Wahyudi anggota Koramil Tambakromo yang kali ini tergabung dalam Satgas TMMD tidak pernah berhenti membantu warga setempat. Hal ini dilakukan sebagai implementasi komunikasi sosial (Komsos) dengan masyarakat, guna menjaga kesehatan TNI dengan rakyat.

Kali ini terlihat Sertu Kris Wahyudi anggota Satgas TMMD Reguler ke-111 Kodim 0718/Pati sedang membantu Bapak Sumijan (61) warga Dukuh Kemiri, Desa Tamansari, Kecamatan Jaken, Kabupaten Pati, memasang dinding kandang ternak sapinya yang terletak tidak jauh dari rumahnya, Minggu (04/7/2021).

Baca Juga :   Kembali Kesawah Setelah Sebulan Membantu Memasak Untuk Anggota Satgas TMMD

Sertu Kris Wahyudi mengatakan, kegiatan membantu warga sudah kerap kali ia lakukan, tetapi kali ini dirinya agak heran. Pasalnya dinding kandang sapi Bapak Sumijan terbuat dari papan limbah jati, walaupun cuma papan limbah penggergajian, namun terlihat rapi dan kuat, diharapkan bisa tahan lama.

“Memang kuat dan bagus kalau dinding kandang sapi pakai kayu seperti ini. Sebenarnya papan-papan ini kan bisa dimanfaatkan untuk yang lain. Eman-eman kalau orang Jawa bilang,” kata Kris Wahyudi.

Sementara Sumijan salah satu peternak sapi Desa Tamansari menuturkan, bangunan ini tidak istimewa. Pasalnya di sini banyak usaha penggergajian kayu, jadi barang seperti ini mudah sekali didapat.

Baca Juga :   Keakraban Satgas TMMD dengan Anggota Polri Saat Anjangsana

“Sebelum kandang sapi saya ini dindingnya pakai gedek (anyaman bambu red) tetapi tidak tahan lama. Hanya dalam kurun waktu satu tahun lebih sedikit sudah jebol. Mumpung ini ada limbah kayu, ya saya manfaatkan untuk dinding kandang sapi,” tuturnya. (0718)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Percepatan Vaksinasi di Agustus Sampai 2 Juta Dosis Per Hari

Jakarta, Detik Sumsel- Pemerintah terus mendorong percepatan vaksinasi dengan target 1 juta penyuntikan dosis vaksin …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *