Mental Bertanding Meningkat, SFC U-16 Raih Kemenangan Perdana | Detik Sumsel
Pemprov
Pemain Sriwijaya FC U-16 berusaha melewati hadangan pemain PS.TIRA U-16. (Media Officer SFC U-16)
Pemain Sriwijaya FC U-16 berusaha melewati hadangan pemain PS.TIRA U-16. (Media Officer SFC U-16)

Mental Bertanding Meningkat, SFC U-16 Raih Kemenangan Perdana

Palembang, Detik Sumsel-Gol tunggal Arda Alfareza pada menit 22′, mengantarkan tim Elite Pro Academy (EPA) Sriwijaya FC U-16 memetik kemenangan atas PS. TIRA U-16, pada pertandingan yang digelar Sabtu (29/9) sore di di Stadion Madya Bumi Sriwijaya, Palembang.

Laskar Mudo Wong Kito sebenarnya bisa unggul lebih dari satu gol. Seandainya saja Arda Alfareza mampu  memaksimalkan hadiah pinalti yang diberikan wasit, akibat pelanggaran keras yang dilakukan pemain lawan diareal terlarang.

Usai laga, Pelatih Kepala EPA SFC U-16 Fauzi Toldo mengaku tetap puas, dengan hasil yang berhasil diraih. Apalagi, ini merupakan kemenangan perdana anak asuhnya diajang kompetisi Liga 1 2018 U-16 tersebut.

Setelah di dua laga sebelumnya, mereka gagal mengumpulkan poin dan harus mengakui ketangguhan PSMS Medan U-16, usai dibekuk dengan skor 1-0 dan 3-0.

“Alhamdulillah, sore ini kita bisa meraih kemenangan dan mendapatkan tiga poin penting. Semua ini berkat kerja keras seluruh pemain, yang mampu menjalankan instruksi dengan baik dilapangan,”ungkapnya.

Eks penjaga gawang SFC senior ini mengungkapkan, kesuksesan anak asuhnya menaklukkan tim berjuluk The Army Junior tersebut. Memperlihatkan jika mental bertanding pemain mulai meningkat dari sebelumnya.

“Tapi setelah kita melakukan evaluasi dan memberikan pemahaman kepada pemain, secara perlahan progresnya mulai terlihat dan mental bertanding anak-anak mulai tumbuh. Kita berharap ini akan menjadi awal yang bagus bagi kita, untuk menatap pertandingan selanjutnya,”harapnya.

Mengenai kegagalan pemainnya mememaksinalkan kesempatan dari titik putih. Arsitek asal Kabupaten Banyuasin yang sukses mengantarkan tim Kota Pagaralam meraih medali emas cabor Sepakbola, di ajang Porprov XI Sumsel tahun lalu ini menjelaskan. Sebenarnya mereka juga sudah menyiapkan skenario, apabila terjadi set piece dari titik penalti.

“Tapi ya itu tadi, anak-anak kita belum mampu mengatasi beban. Saat mereka harus bermain di kompetisi resmi seperti ini. Karena itu, masalah mental dan motivasi pemain akan tetap menjadi bahan evaluasi kami yang harus kami selesaikan. Terutama menghadapi pertandingan selanjutnya besok”imbuhnya.

Sementara itu, Pelatih PS TIRA Deris menuturkan, kekalahan yang mereka alami dilaga tersebut menjadi pelajaran berharga bagi anak asuhnya. Apalagi, ini kali pertama mereka merupakan pertandingan away.

“Ada sedikit masalah pada anak- anak. Mereka masih labil bermain di tempat yang baru dan merasakan kondisi dan situasi berbeda. Belum lagi anak – anak keletihan, karena kita datang terlambat ke Palembang,” tuturnya.

Deris juga mengakui, persiapan yang mereka lakukan memang agak mepet. Selain itu kondisi fisik pemain juga belum fit. Ditambah lagi, ada sebagian pemain yang absen akibat terkena akumulasi kartu, maupun harus berangkat ke Madrid.

“Ya, kita memang kekurangan pemain. Tapi kita akan segera melakukan perbaikan, terutama dalam hal transisi dari menyerang bertahan dan sebaliknya. Saya juga akan memberikan kesempatan kepada pemain lainnya untuk tampil. Besok saya akan rolling pemain 40-50 persen,”bebernya.(iyop)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL
Lakukan Penukaran Uang

Check Also

Ramai-ramai Pecinta SFC Borong Jersey dan Tracktop

Palembang, Detik Sumsel- Baru sepekan dibuka, namun antusias warga Sumatera Selatan pecinta klub kebangaan wong …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *