Merajut Asa di Saat Ekonomi Sedang Goyang, Pilih Jadi Driver Gojek Untuk Penopang Ekonomi Keluarga

Iklan detik Sumsel

Palembang,Detiksumsel.com – Waktu menunjukkan pukul 05.30 WIB, kebetulan pagi ini di Palembang sedang turun hujan, namun tak menyurutkan semangat Syuwiryawan (41) untuk melaksanakan rutinitasnya sebagai driver ojek online.

Sebelum pergi bekerja ia pun berpamitan dengan istrinya sembari membawa kedua anaknya untuk diantar ke sekolah.

Usai mengantar kedua anaknya ke sekolah ia pun tak lupa menghidupkan aplikasi gojeknya agar mendapatkan penumpang.

Untuk mendapatkan pelanggan Iwan sapaan akrabnya harus pergi ke Kota Palembang dulu, pasalnya jarak tempuh dari tempat dia tinggal di Kenten Laut, Banyuasin cukup jauh.

Memakan waktu hampir satu jam untuk ke kota Palembang agar ia mendapatkan penumpang. Namun Iwan tak pernah mengeluh meski setiap pagi seperti itu.

Menurut Iwan, ia bergabung sebagai mitra Gojek sejak tahun 2018. Saat itu ia hanya mencoba dan iseng untuk mencari tambahan selain berdagang.

Tapi ternyata menjadi seorang mitra Gojek waktu pertama kali Gojek masuk ke Palembang cukup bagus, dan kebetulan saat itu dagangan bajunya sedang sangat terpuruk dan butuh modal sehingga ia banting setir menjadi mitra Gojek.

“ Waktu pertama kali daftar jadi mitra Gojek alhamdullilah sangat baik, keluar pukul 05.30 WIB hingga pukul 17.00 WIB saya sudah mengantongi uang sekitar Rp350 ribu,” ujarnya.

Saat itu , dari pada berjualan lanjut pria kelahiran Oktober 1981 ini lebih baik menjadi driver online karena satu hari saja bisa mendapatkan uang Rp350ribu. Uang itu sudah sangat cukup untuk membayar kontrakan rumah dan keperluan rumah tangga lainnya.

“ Hingga saat ini saya masih menjadi mitra Gojek meski penghasilan tidak sebanyak dulu tapi setidaknya sudah bisa mencukupi kebutuhan sehari – hari,” ungkapnya.

Dikatakan Iwan, sejak Gojek masuk ke Palembang ramai – ramai orang ingin menjadi mitra Gojek , penghasilan pun mulai berkurang karena orderan pun tidak banyak seperti dulu.

“ Sempat memilih bekerja namun hanya bertahan beberapa bulan. Meski bekerja pulang bekerja saya tetap ngojek karena uang ojek itu untuk kebutuhan sehari – hari,” tuturnya.

Komentar