Meski Tunanetra, Mail Tetap Bisa Mencoblos Gunakan Surat Suara Khusus | Detik Sumsel
Pemprov

Meski Tunanetra, Mail Tetap Bisa Mencoblos Gunakan Surat Suara Khusus

Indralaya, Detik Sumsel- Pihak panitia penyelenggara Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak menggunakan alat bantu khusus bagi penyandang disabilitas tunanetra (tidak bisa melihat) yang nantinya akan menentukan hak pilihnya pada Rabu (17/4) besok.

Pemberlakuan alat bantu khusus untuk mencoblos bagi tunanetra, yakni dalam bentuk kertas suara dimasukkan di dalamnya berupa bagian surat suara ada semacam kode sandi huruf “riil” (tanpa tulisan) atau garis titik-titik yang membentuk huruf.

Tujuannya agar tunanetra ini dapat mengenali nomor urut tiap nama calon tersebut. Hal ini disampaikan Ketua Bawaslu Provinsi Sumsel, Iin Irwanto saat melakukan supervisi bersama Ketua Bawaslu Kabupaten OI, Dermawan Iskandar di Desa Sakatiga Kecamatan Indralaya Kabupaten OI, Selasa (16/4) untuk mengecek kesiapan Pemilu di salah satu TPS yang berada di Desa Sakatiga Kecamatan Indralaya.

Baca Juga :   Ngaku Bisa Datangkan Emas Batangan, Si Dukun Buta Ini Tipu Ratusan Juta Pasiennya
Detik Sumsel/Jamaluddin

Ia menjelaskan, seperti biasa pada tahun-tahun sebelumnya penyelenggaraan Pemilu, khususnya bagi penyandang tunanetra yang hendak memilih, terlebih dahulu mengisi formulir C3 bersama satu orang pendamping.

“Karena formulir C3 ini, kerahasiaannya harus kita jaga,” ucap Ketua Bawaslu Kabupaten OI.

Satu hari menjelang pelaksanaan Pemilu, dari hasil supervisi pemantauan yang dilakukan pihak Bawaslu Sumsel bersama Bawaslu Kabupaten OI serta tim KPPS, sejauh ini tidak ada kendala mulai dari distribusi logistik kertas suara, hingga surat undangan.

“Alhamdulillah sejauh ini tidak ada masalah, semuanya terlaksana dengan baik,” ujar Ketua Bawaslu OI.

Baca Juga :   Perintahkan Polres Jajaran Selidiki Dugaan Peredaran Oli Palsu Diwilayah Masing - masing

Terlihat Mail (65), penyandang disabilitas tunanetra tampak bersemangat mempelajari contoh kertas surat suara khusus baginya yang telah disiapkan oleh panitia penyelenggara.

Contoh kertas suara ditaruh di atas meja, terlihat bagian kedua tangannya tampak meraba kode sandi khusus pada kertas suara.

Tujuannya agar penyandang disabilitas tunanetra ini dapat mengenali nomor urut tiap nama calon tersebut baik Pilpres maupun Pileg. “Walaupun dalam kondisi begini, setiap Pemilu saya tetap selalu mencoblos dengan pendamping,” ujar Mail. (AL)


H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Massa dari Aliansi Masyarakat Anti Maksiat Minta Operasional Holywings di Jalan R Sukamto Dihentikan Selamanya

Palembang, Detik Sumsel — Ratusan massa dari Aliansi Masyarakat Anti Maksiat (Amanat) menggelar aksi demo …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.