Mobil Tipe Komersial Dominasi Penjualan di Masa PPKM | Detik Sumsel
Pemprov

Mobil Tipe Komersial Dominasi Penjualan di Masa PPKM

Palembang, Detik Sumsel – Perpanjangan diskon pajak atau Pajak Penjualan Barang Mewah Ditangung Pemerintah (PPnBM DTP) 100 persen untuk kendaraan bermotor sampai akhir tahun 2021, memberikan angin segar baik bagi konsumen maupun daeler.

Optimis target akhir tahun tercapai bukan tampa alasan, karena selama Pembatasan Pergerakan Kegiatan Masyarakat (PPKM) tidak terlalu berpengaruh terhadap kegiatan, karena selama PPKM penawaran produk dilakukan secara online, baik via Instagram, Facebook atau Whatshab mampu mendongkrak penjualan.

Bahkan saat ini penjualan secara online mendominasi 60 persen dari total penjualan saat ini, dan sisanya 40 persen maaig di offline.

Kepala Cabang Astra Daihatsu Veteran , Syatrul Maulidi mengatakan, selama PPKM penjualan baik, dan hampir seluruh unit seperti Pik-up, Luxio, Xenia, Terios dan terbaru tipe terbaru rocky diminati konsumen.

Tapi saat ini terjadi pergeseran minat konsumen di Palembang ke kendaraan komersial seperti pik-up, yang meningkat permintaanya rata -rata 25 hingga 30 persen saat ini.

“Iya permintaan kendaraan khususnya pik-up Gran Max kita sekarang lagi baik dengan rata- rata penjualan 109 unit perbulan di Sumsel,” jelas Syatrul saat dibincangi detiksumsel.com, Selasa (21/09).

Ia menambahkan, sampai saat ini di Sumsel, market share penjualan kendaraan komersial sampai dengan Juli meningkat hingga 52 persen dan rata- rata penjualan pik-up 109 unit perbulan untuk Sumsel, atau lebih tinggi dibanding tahun 2020 yang hanya menyentuh 76 unit kendaraan komersial perbulan.

Tingginya permintaan pik-up sekarang ini, karena orang sudah mulai menata bisnis mereka setelag sempat terpuruk dimasa pandemi, membaiknya sektor perkebunan terutama sawit, serta kualitas produk kita yang berada diatas rata-rata kendaraan komersial kompetitor.

“Kita sebagai pionir dikelas mobil komersial dengan harga yang terjangkau Rp 150 juta perunit untuk tipe terendah sudah selayaknya banyak diminati kobsumen,”katanya.

Tapi katanya, kalau secara keseluruhan di Sumsel kendaraan tipe LCGC masih mendominasi penjualan dengan rata-rayta penjualan 120 unit perbulan. Dari berbagai tipe kendaraan LCGC, Sigra yang ditawarkan mulai dari Rp 131 juta untuk tipe terendah sampai Rp 174 juta untuk tipe tertinggi menjadi market leader penjualan,

Ditambahkanya, mendekati akhie tahun ini pihaknya optimis penjualan bakal naik 1p sampai 20 persen atau dari 2100 unit menjadi 2.200 unit perbulan. (May)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL
Lakukan Penukaran Uang

Check Also

Terbang ke Jawa dan Bali atau Sebaliknya Wajib PCR

Palembang, Detik Sumsel – Pemerintah kembali memperbarui syarat bagi masyarakat yang akan terbang atau berpergian …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *