Motif Cinta Segitiga, Remaja Putri di Muaraenim Tusuk IRT Pakai Pisau | Detik Sumsel
Detik
Ilustrasi

Motif Cinta Segitiga, Remaja Putri di Muaraenim Tusuk IRT Pakai Pisau

Muaraenim, Detik Sumsel- Seorang remaja putri asal Rambang Niru, kabupaten Muara Enim berinisial DKS (17) nekat menyerang seorang ibu rumah tangga (IRT) Anggun Mega Despa (33) yang merupakan warga satu desa dengan pelaku.

Informasi dihimpun, peristiwa ini terjadi Selasa (7/12/2021) sekitar pukul 16.30 WIB di jalan umum dekat TPU, Kecamatan Rambang Niru, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan. Aksi nekat pelaku ini diduga dipicu masalah cinta segitiga.

Dimana aksi penyerangan tersebut berawal saat pelaku mengajak korban bertemu melalui pesan mesenger. Saat itu pelaku beralasan ingin menunjukan rekaman suara seseorang yang membicarakan kejelekan korban.

Lantaran mendapat ajakan tersebut, korban pun sepakat bertemu pelaku di TKP, yakni di dekat TPU Kecamatan Rambang Niru, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan.

Setibanya di lokasi kejadian, tanpa rasa curiga korban langsung turun dari mobilnya dan menghampiri pelaku yang sudah menunggu.

Setelah korban mendekat, pelaku tanpa basa-basi langsung mengeluarkan pisau dan mengarahkannya ke bagian perut korban.

Korban yang mendapat serangan mendadak, secara spontan membela diri dengan menahan pisau tersebut menggunakan tangannya agar tidak menusuk perutnya.

Akibat serangan mendadak itu korban mengalami luka robek di bagian telapak tangan kanannya.

Ketika peristiwa terjadi, beberapa orang warga melintas dan melihat kejadia tersebut.

Warga pun langsung melerainya dan membawa korban berobat ke Puskesmas.

Sementara pelaku melarikan diri setelah melakukan aksinya.

Suami korban lapor polisi

Suami korban tidak terima dengan kejadian yang menimpa istrinya.

Lantas suami korban membuat laporan ke Polsek Rambang Dangku.

Setelah menerima laporan Kapolsek Rambang Dangku AKP Sofiyan Ardeni memerintahkan Kanit Reskrim Ipda Sarkati bersama Team Tarantula langsung melakukan penyelidikan.

Setelah dilakukan penyelidikan, diketahui keberadaan pelaku bersembunyi di Prabumulih dan hendak pulang ke rumahnya. Hingga dilakukan pengintaian oleh petugas kepolisian dan berhasil mencegat pelaku ketika melintas di Desa Tebat Agung kecanatan Rambang Niru, dimana saat itu pelaku hendak menuju ke rumahnya.

Setelah berhasil diamankan, pelaku kemudian dibawa ke Polsek Rambang Dangku untuk dimintai keterangan dan mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Kapolres Muara Enim AKBP Danny Sianipar melalui Kapolsek Rambang Dangku AKP Sofiyan Ardeni, membenarkan adanya kejadian tersebut. Adapun kejadian tersebut bermotif cinta segitiga.

“Saat ini, tersangka bersama barang buktinya satu bilah senjata tajam jenis pisau telah diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut kemarin (red, Minggu, 19/12/2021) oleh anggota kita,”ungkapnya, Senin (20/12/2021) pada awak media.

Masih kata Sofiyan, pelaku dapat terancam hukuman maksimal 20 tahun penjara atas perbuatannya.

“Atas perbuatannya tersangka akan dikenakan pasal 340 jo 53 KUHP atau Pasal 338 jo 53 KUHP atau Pasal 351 KUHP dengan ancaman maksimal hukuman 20 tahun atau hukuman mati,”pungkasnya.

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Lanal Palembang Vaksinasi 165 Siswa SD Negeri 64 Palembang

Palembang, Detik Sumsel — Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Palembang melalui Balai Pengobatan kembali melaksanakan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *