Muba Laksanakan Apel Siaga Hadapi Karhutla 2020 | Detik Sumsel
BNI"
Muba Laksanakan Apel Siaga Hadapi Karhutla 2020
Kapolres Muba, AKBP Yudhi Surya Markus Pinem, S.IK, saat meenggglelar apel siaga karhutlah 2020 di halaman Mapolres Muba.

Muba Laksanakan Apel Siaga Hadapi Karhutla 2020

Sekayu, Detik Sumsel – Menjadi sebuah rutinitas di setiap tahunnya untuk dapat mengantisipasi musibah kebakaran hutan, kebun dan lahan dimusim kemarau, sehingga perlunya kewaspadaan semua pihak.

Hari ini Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin bersama dengan Polres Muba, Kodim 0401 Muba, Kapolres Muba, DPRD Muba, dan, instansi terkait lainnya, menggelar Apel bersama dalam rangka menyiapkan kesiagaan personil, dan peralatan untuk penanggulangan serta pencegahan menghadapi kebakaran hutan, kebun dan lahan tahun 2020 di wilayah kabupaten Muba

Beni Hernedi  mewakili Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin, pada Apel gelar pasukan pencegahan dan kesiap siagaan kebakaran hutan, kebun dan lahan, Wabup Muba terlebih dahulu melakukan pengecekan pasukan. Selain itu juga disampaikan dalam sambutan nya mengucapkan terima kasih atas inisiatif yang telah di fasilitas oleh Polres Muba.i

“Saya mewakili Bupati Muba, menyampaikan apresiasi kepad semua elemen dan pihak yang telah memiliki inisiatif untuk melaksanakan gelar apel pasukan dalam kesiap siagaan jika terjad Karhutlah pada tahun ini,” terang Wakil Bupati Muba Beni Hernedi di Mapolres Muba, Jumat (12/6).

Diterangkan Beni, bahwa berdasarkan prediksi terakhir terhadap kondisi cuaca oleh Stasiun Meteorologi, Klimatologi Dan Geofisika, Sultan Mahmud Badarudin II Palembang, diperkirakan kemarau di tahun 2020 di Sumatera Selatan khususnya di Kabupaten Musi Banyuasin akan berlangsung mulai awal April hingga Oktober 2020, dengan kondisi suhu panas dan kering yang dapat mengakibatkan kebakaran hutan.

“Adapun tingkat kebakaran di tahun lalu itu menjadi pelajaran untuk dalam menghadapi Karhutla di tahun 2020. Tidak menutup kemungkin ada beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya kebakaran yang salah satunya faktor manusia. Nah ini, sebagai tantangan bagaimana proses pencegahnya kebakaran hutan,” “Kita harus dapat meminimalisir Kebakaran Hutan, Kebun dan Lahan di wilayah Kabupaten Muba. Lakukan patroli mulai dari kecamatan hingga ke desa-desa desa. Sering lakukan koordinasi yang lebih baik lagi, ketersediaan alat berat harus di siapkan sejak awal. Jika minim nya tingkat kebakaran itu terjadi maka dapat menjadi sebuah prestasi di Muba,” Ungkapnya.

Dia juga mengatakan untuk kesiapan dan kesiagaan daerah dalam mengendalikan kebakaran hutan, kebun, dan lahan harus dilaksanakan, diawasi pelaksanaannya dan terus dilakukan evaluasi.

“Sebagaimana  sesuai rencana aksi yang dapat disimpulkan dari hasil Rapat Koordinasi Khusus Tingkat Menteri Pada Rabu 23 Januari 2019 Di Kantor Menkopolhukam RI di Jakarta yaitu, koordinasi pengendalian Tingkat Nasional, Provinsi, dan Kabupaten. Yaitu mendorong penetapan siaga darurat lebih awal. Pengaktifan satgas, peningkatan upaya deteksi dini dan penyebarluasan informasi pengendalian, peningkatan patroli, pembuatan hujan buatan, peningkatan upaya manajemen gambut, peningkatan pelibatan masyarakat dalam pencegahan kebakaran hutan dan lahan”, tambah nya.

Sementara itu,  Kapolres Muba AKBP Yudhi Surya Markus Pinem SIK menyampaiakan ada 4 metode dalam penanggulangan Karhutla yaitu, lakukan pencegahan harus dapat merubah mindset masyarakat, pemadaman titik api dengan tepat dan baik dan tidak dilewatkan adanya penegakan hukum. Selain itu Perangkat Daerah harus dapat berperan aktif, menyiapkan alat berat, yang paling penting sumber air nya.

“Bersama padamkan api, bentuk sinergitas yang baik dalam menanggulangi dan pencegahan kebakaran hutan, kebun dan lahan di wilayah Kabupaten Muba,” Ucapnya.

Dandim 0401 Muba Letkol Arm Muh. Saifudin Khoiruzzamani, S.Sos menambahkan bahwa persiapan Personil di tahun ini dan akan membuat konsep lebih baik dari tahun kemarin. “Dan untuk sekarang sudah melaksanakan sosialisasi tentang larangan membakar hutan. Mudah-mudahan dapat mengantisipasi lebih awal”, jelasnya.

Kepala Manggala Agni Operasi Daerah Muba Adi Nofriyansyah turut menjelaskan pihak menjelaskan tetap siap siaga seperti biasanya. Di tahun ini Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI ada program TMC (Teknologi Modifikasi Cuaca) yang di mana kondisi sekarang masih hujan.

“Sudah bekerja sama dengan TNI, Polri dan juga masyarakat desa untuk melakukan pencegahan didaerah-daerah rawan. Potensi Kebakaran Hutan untuk di Muba berdasarkan hasil pantauan kami khusus daerah yang rawan akan kebakaran itu ada potensi,” pungkasnya. (edy)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL
Lakukan Penukaran Uang

Check Also

Berkinerja Terbaik Dalam Penyaluran DAK dan DD, OKI Diganjar Reward 

Kayuagung, Detik Sumsel – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Komering Ilir (OKI) masuk dalam daftar pemda …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *