Muchendi Panen Raya Padi di Desa Pedu | Detik Sumsel
Banner Iklan Diskominfo
Pemprov
Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumsel, H Muchendi didampingi bos Tanimor dan Bayer hadiri panen raya padi di Desa Pedu, Kecamatan Jejawi, Kabupaten OKI, Selasa (6/7 /2021) pagi.

Muchendi Panen Raya Padi di Desa Pedu

Kayuagung, Detik Sumsel — Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), H Muchendi Mahzareki Ishak Mekki SE hadiri panen raya padi di Desa Pedu, Kecamatan Jejawi, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Selasa (6/7 /2021) pagi.

Selain panen raya padi dalam kesempatan tersebut juga dilakukan Peluncuran Tanimore Farm didukung oleh Bayern. Panen raya sendiri berlangsung di lahan seluas 20 hektar dengan rata-rata per hektar 6-7 ton padi.

“Kita pagi hari ini harus bersyukur, karena kita didatangi oleh Tanimor (sebuah perusahaan Agrikultur yang mengadopsi teknologi peningkatan hasil panen yang menguntungkan bagi pemerintah dan petani dalam industri pertanian) dan PT Bayer. Dan juga pak Agung Perdana Karsa (Petani Milinial) yang selama ini berkegiatan di bidang pertanian,” kata Muchendi, sapaan akrabnya.

Turut hadir dalam kejungan tersebut Arga Wicaksono CMO Tanimor, Fazli Al Hadi Commercial Operation Manager Bayer, CCO Tanimor Febry Narendra, Tenaga Ahli DPR RI Komisi V Agus Hasan, Kepala Desa Pedu serta para petani padi di Wilayah Jejawi.

“Saat ini Provinsi Sumsel sedang berjuang untuk menjadi lumbung pangan. Harus kita tingkatkan produksi pertanian terkhusus di Kabupaten OKI. Saat ini Sumsel sudah masuk lima besar nasional sebagai daerah pengahsil pangan. Sementara Kabupaten OKI tiga besar di Sumsel, dibawah OKU Timur, dan Banyuasin,” kata pria yang juga koordinator Komisi V DPRD Provinsi Sumsel.

Baca Juga :   Bupati Askolani Beri Penghargaan OPD Kinerja Terbaik

Lebih lanjut putra sulung H Ishak Mekki mantan Bupati OKI dua periode ini menambahkan OKI merupakan salah satu kabupaten terluas di Bumi Sriwijaya. Memiliki luas kurang lebih 19.000 KM persegi.

“Banyak lahan yang bisa dibuat pertanian. Percuma lahan banyak kalau tidak bisa dilaksanakan. Beruntung hari ini ada Tanimor karena mereka mempunyai aplikasi modern, dan maju. Kita berharap kesempatan ini bisa dimaksimalkan sebaik mungkin oleh para petani kita di sini untuk menimba ilmu di bidang pertandian khususnya petani padi,” sambung kepala Bapilu DPD Partai Demokrat Sumsel ini.

Lebih lanjut Muchendi menambahkan ilmu pertanian dapat meningkatkan produktifitas. “Misal kalau di sini rata-rata 6 ton per herkar, bisa jadi kedepan 7-9 ton. Mudah-mudahan bisa kita tingkatkan,” terang dia lagi. Selain bangun desa lanjut Muchendi lebih penting juga membangun manusia. “Kita juga bangun desa, tapi juga manusia atau meningkatkan SDM (sumber daya manusianya). Dengan begitu hasil pertanian bakal lebih meningkat,” terang pungkas dia.

Baca Juga :   Minimalisir Dampak Hoax Jelang Pilkada, KIM OKU Edukasi Masyarakat Melalui Seminar

Sementara itu Arga Wicaksono CMO Tanimor mengatakan, kenapa Tanimor pilih hadir Sumsel, karena founder dari pada Tanimor asli Sumsel. “Ini panen raya pertama kita. Terima kasih banyak pada para petani yang telah mempersiapkan lahan untuk kita olah, untuk meningkatkan hasil pertanian. Ternyata potensi di OKI luar biasa,” sambungnya.

Fazli Al Hadi Commercial Operation Manager Bayer menambahkan petani merupakan penjaga tatanan Indonesia. “Jadi kedepan PT Bayer tidak segan membantu bapak dan ibu semua untuk meningkatkan ketahanan pangan,” kata dia.

Masih kata Fazli pertanian merupakan salah satu sektor yang tidak berdampak selama pandemi COVID-19. “Bidang pertanian ini salah satu yang tidak turun, bahkan pertanian plus dua persen,” terang dia.

Kemudian Agung Perdana Karsa Petani Milinial Sumsel, mengatakan dirinya memilih menjadi petani agar bisa membawa manfaat, membawa pertanian lebih maju. “Menuju pertanian modern, makanya kita gandeng Tanimor dan juga Bayer,” kata dia. (ril)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Puskemas Celika Targetkan Vaksin 100 Orang per Hari

Kayuagung, Detik Sumsel- Untuk mengejar percepatan vaksinasi Covid-19, Puskesmas Celika menargetkan hingga 70 sampai 100 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *