Ngaku Dendam dengan Korban, Dua Beradik Kembar Ini Embat Vespa Milik Anak Punk | Detik Sumsel
Pemprov
Renaldi dan Renaldo dua beradik kembar yang melakukan pencurian motor Vespa milik anak punk

Ngaku Dendam dengan Korban, Dua Beradik Kembar Ini Embat Vespa Milik Anak Punk

Palembang, Detik Sumsel — Renaldi (20) dan Renaldo (20) dua beradik kembar warga Jalan AMD, Kelurahan Talang Jambe Sukarami ini ditangkap anggota Reskrim Polsek Sukarami dalam kasus pencurian sepeda motor vespa milik anak punk di tepi Jalan Soekarno-Hatta Kecamatan Alang-alang Lebar Palembang, Kamis (30/10/2021) sekitar pukul 04.30 WIB.

Saat ditemui di Polsekta Sukarami kedua saudara kembar ini mengaku mencuri motor vespa korban karena dendam dengan korban.

“Soalnya kami dendam sama mereka (rombongan korban). Kami pernah dikeroyok waktu sama-sama numpang tidur di pom bensin,” kata Renaldi , Rabu (6/10/2021).

Modus kedua tersangka mencuri motor korban yang sedang berhenti di pinggir jalan. Melihat vespa milik korban sedang terparkir begitu saja di tepi jalan.

Melihat situasi sepi, keduanya nekat membawa vespa tersebut dengan cara didorong karena mereka tidak tahu cara menghidupkan motor itu.

“Waktu kami bawa vespa itu ke bengkel, kami bertemu sama korban. Kami sempat dikeroyok lalu diteriaki maling,” ujarnya.

Dihadapan Polisi, Renaldi mengaku bekerja sebagai teknisi AC sedangkan Renaldo biasa mencari uang dengan menjadi tukang las baja.

“Kami baru kali pertama mencuri, uang hasil mencuri akan digunakan untuk membantu biaya sekolah adik-adik saya. Kalu mengambil motor vespa itu

Memang karena kami dendam, jadinya kami curi motor itu,” kata mereka yang merupakan anak ketiga dan keempat dari tujuh bersaudara ini.

Sementara itu, Kapolsekta Sukarame, Kompol Budi Hartono Sutrisno mengatakan, kedua saudara kembar ini memanfaatkan waktu ketika korban yang merupakan anak punk sedang tertidur lelap.

“Jadi mereka mengambil kesempatan untuk mencuri ketika korban sedang tidur,” ungkapnya.

Berdasarkan pengakuan kedua tersangka, sepeda motor tersebut sudah ada yang menawar seharga Rp. 500 ribu.

Namun belum sempat dijual, keduanya keburu ditangkap dan harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di balik jeruji besi.

“Atas perbuatannya, mereka terancam dijerat dengan pasal 363 ayat (1) KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun,” jelasnya.(oji)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Tak Perlu Panic Buyying, Solar Aman dan Tersediah Hingga Akhir Tahun

Palembang, Detiksumsel – Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH MIGAS) mengakui memang ada …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *