Ngaku Disuruh Pegawai PU, Tiga Pria Ini Cabut Tiang Telkom | Detik Sumsel
Detik
Kasubdit III Jatanras Polda Sumsel Kompol CS Panjaitan menginterogasi pelaku pencurian tiang milik telkom

Ngaku Disuruh Pegawai PU, Tiga Pria Ini Cabut Tiang Telkom

Palembang, Detik Sumsel — Tiga pelaku spesialis pencurian tiang milik telkom dipinggir Jalan Soekarno Hatta Palembang diringkus anggota Jatanras Polda Sumsel.

Ketiga pelakunya adalah Susanto (41) warga Jalan Lebak Jaya Kecamatan Kalidoni, Sudarsana (37) warga Jalan Mayor Zen Kecamatan Kalidoni dan Dedek Satria Pratana (26) warga Jalan Setunggal Sukerejo Kelurahan 8 Ilir Kecamatan Ilir Timur III Palembang.

Dalam aksinya pelaku selalu beraksi dimalam hari. Para pelaku sengaja memakai rompi salah satu dinas dengan menggunakan peralatan penarik tiang pelaku hanya butuh waktu setengah jam untuk mengambil satu tiang.

Dihadapan polisi, ketiga pelaku mengaku mereka diajak bekerja diajak seseorang berinisial D yang mengaku sebagai petugas dari Dinas PU.

“DS mengajak saya katanya DS orang PU dia memakai topi dan rompi PU. Dia dia juga menunjukkan dokumen-dokumen kerja. Itulah yang membuat saya yakin dia memang orang PU,” ujar Dedek, salah seorang pelaku saat menjalani pemeriksaan di Unit I Subdit III Jatanras Polda Sumsel, Selasa (29/6/2021).

Sebelum tiang ditarik, para pelaku menggali tanah tempat tiang berdiri dan memecahkan semen yang membalut tiang. Lalu tiang  dilepaskan dari tanah setelah itu tiang dicabut  setelah diangkut menggunakan mobil pick up.

Saat beraksi para pelaku berbagi tugas Dedek bertugas sebagai pekerja, Sudarsana bertugas sebagai sopir pick up yang mengangkut tiang serta Susanto sebagai kenek.

“Upah kami berbeda sesuai tugas. Saya diupah Rp.150 ribu untuk sekali kerja. Kalau sopir digaji Rp.300 ribu,” ujar Dedek.

Sementara itu Kasubdit 3 Jatanras Kompol Christopher Panjaitan didampingi Kanit 1 AKP Willy Oscar mengatakan, pihaknya berhasil mengamankan 10 tiang operator yang rencananya akan dijual oleh para pelaku ke tempat pengumpul barang bekas dengan harga sekitar Rp.1,6 juta per tiang.

“Dari 6 pelaku, sudah ada 3 orang yang kita amankan. Sedangkan sisanya masih dalam pengejaran namun Identitasnya sudah kita kantongi. Termasuk keberadaan D yang disebut-sebut sebagai orang yang memerintah mereka juga sedang kita kejar” ujarnya.

Atas perbuatannya para pelaku kini harus mempertanggung jawabkannya dibalik jeruji besi.

“Dan untuk para pelaku yang masih buron kita imbau untuk segera menyerahkan diri karena Identitasnya juga sudah kami ketahui,” tegasnya.(oji)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Forum Masyarakat OKU Galang Dana Untuk Bantu Pemkab

Baturaja, Detik Sumsel – Krisis keuangan yang menyebabkan Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) harus …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *