OJK Sebut Penyaluran Kredit Perbankan Tumbuh 1,84 Persen | Detik Sumsel
Banner Iklan Diskominfo
Pemprov

OJK Sebut Penyaluran Kredit Perbankan Tumbuh 1,84 Persen

Palembang, Detik Sumsel – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 7 Sumbangsel mencatat selama April 2021 penyaluran kredit perbankan tumbuh 1,84% (yoy), penyaluran pembiayaan dari Perusahaan tumbuh 7,34% (ytd), dan terdapat 58.436 investor Pasar Modal dengan nilai transaksi jual beli saham mencapai Rp4,8 triliun.

Kepala OJK Regional 7 Sumbangsel, Untung Nugroho mengatakan, Beberapa upaya yang dapat dilakukan TPAKD antara lain dengan mendukung program pemerintah pusat, seperti program Kredit Usaha Rakyat (KUR), Kredit Ultra Mikro (UMi), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Kredit/Pembiayaan Melawan Rentenir (K/PMR), dan lainnya.

Sebelum terbentuknya TPAKD Kota Palembang Pemkot Palembang telah memiliki program percepatan akses keuangan kepada pelaku UMKM, yakni melalui Program Kredit Tanpa Bunga Tanpa Agunan.

“Program kredit UMKM tanpa bunga tanpa agunan ini patut diapresiasi dan harus terus dikembangkan untuk mendorong akses keuangan pelaku UMKM, namun memang perlu dilakukan penyesuaian model penyalurannya, agar risiko NPL dapat dimitigas,” ujarnya, saat pembentukan tim TPAKD dirumah dinas Wako palembang, Rabu (23/06).

Baca Juga :   3000 Karyawan Tenant PS Mall Jalani Vaksinasi Covid -19

Terkait dengan pencapai tersebut, Walikota Palembang Harnojoyo mengatakan, pengembangan UMKM memegang peranan penting dan strategis dalam pembangunan ekonomi kerakyatan, karena peran UMKM mampu meningkatkan roda perekonomian.

Beranjak dari hal tersebut, sekaligus bentuk dukungan terhadap Program Pemerintah K/PMR, Pemkot Palembang melalui BPR Palembang telah melaksanakan Program Kredit Tanpa Bunga Tanpa Agunan sejak tahun 2017. Adapun program tersebut telah dinikmati oleh lebih dari 7.000 pelaku UMKM dengan tingkat pengembalian di atas 90%.

Dia mengungkapkan jika Pemerintah terus berupaya dalam memberdayakan UMKM dan mengambil langkah-langkah kebijakan antara lain dengan menumbuhkembangkan wirausaha baru yang bekerja sama dengan stakeholders terkait.

“Melalui TPAKD Kota Palembang diharapkan dapat memberikan manfaat bagi pelaku UMKM, sehingga dapat menciptakan pelaku usaha UMKM yang kreatif, inovatif, dan mempunyai daya saing, sehingga dapat berkontribusi pada pertumbuhan perekonomian di Kota Palembang,” ujar Harnojoyo.

Baca Juga :   Stok Menipis, Beli Fortuner dan Innova Sekarang, Sebelum Kehabisan

Menurutnya, akses keuangan merupakan salah satu kerangka pembangunan ekonomi nasional dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi, percepatan penanggulangan kemiskinan, pengurangan kesenjangan antar individu dan antar daerah.

Untuk itu, Pemerintah Daerah Kota Palembang membentuk Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kota Palembang yang dikukuhkan pada Rabu, 23 Juni 2021 bertempat di Rumah Dinas Walikota Palembang.

Tergabung dalam keanggotaan Tim ini OJK, Bank Indonesia, Ditjen Perbendaharaan, Organisasi Perangkat Daerah Pemkot Palembang, Lembaga Jasa Keuangan, dan unsur akademisi di kota Palembang, akan berkoordinasi secara aktif untuk meningkatkan percepatan akses keuangan daerah dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta mewujudkan masyarakat Kota Palembang yang lebih sejahtera. (May)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Terus Perluas Jaringan Melalui Teknologi The New Biznet Fiber

Palembang, Detik Sumsel – Saat ini Internet telah menjadi kebutuhan utama yang harus tersedia di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *