OKU Segera Miliki Kantor Keimigrasian | Detik Sumsel
BNI"
Bupati OKU Kuryana Aziz. Foto Feriandi / DS

OKU Segera Miliki Kantor Keimigrasian

Baturaja, Detik Sumsel — Jika selama ini masyarakat Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) mau mengurus paspor harus ke Kabupaten Muara Enim, kini tidak perlu jauh lagi cukup di OKU, pasalnya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) OKU berencana bakal membangun kantor pelayanan Keimigrasian.

“Ya rencananya seperti itu, baru rencana kita akan membangun kantor keimigrasian” Kata Bupati OKU Drs H Kuryana Aziz, Rabu (26/9).

Disebutkan Kuryana, sudah ada pertemuan antara pihak Pemkab OKU dengan Kanwil Kemenkumham Sumsel, bahkan lanjutnya pihak Kanwil Kemenkumham Sumsel sudah meninjau ke OKU untuk melihat kesiapan yang sudah dilakukan.

“Hanya saja tentu ini memerlukan penyiapan dana. Khususnya yang berkaitan dengan sarana prasarana, seperti jaringan online. Dana itu yang perlu dipersiapkan” katanya.

Sedangkan untuk kantor imigrasi lanjutnya rencannya pemkab OKU akan menyiapkan sebuah gedung yang terletak di kompleks masjid Islamic Center Baturaja. “Ada gedung yang dulunya dipakai oleh polisi” Ujarnya.

Dari kanwil Kemenkumham, lanjutnya, sudah setuju dengan rencana tersebut. Tinggal bagaimana mempersiapkan sarana dan prasarana, termasuk jaringan. Karena mobilitas aktivitas di kantor Imigrasi berkaitan dengan kelancaran jaringan.

Diungkapkan Kuryana Selama ini, potensi masyarakat dari tiga kabupaten (OKU, OKU Timur dan OKU Selatan) yang membuat paspor di kantor keimigrasian cukup besar setiap tahunnya bahkan mencapai sekitar 4000 paspor yang dikeluarkan dari tiga daerah tersebut.

“Selama ini, warga mengurus paspor di kantor Imigrasi Muara Enim, atau Palembang, Jadi ideal untuk menunjang di tiga daerah tersebut ada kantor Imigrasi yang jaraknya dekat untuk dijangkau, makanya kita berencana membangun kantor Keimigrasian” Tukasnya. (fei).

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL
Lakukan Penukaran Uang

Check Also

1700 Anak Di OKU Dapat Makanan Tambahan Sehat

Baturaja, Detik Sumsel – Sebanyak 1700 anak-anak PAUD menerima makanan tambahan sehat dalam kegiatan pemberian …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *