Optimalkan Pencegahan Karhutbunlah, Ditreskrimsus Polda Sumsel Libatkan Para Ahli | Detik Sumsel
Detik
Kegiatan diskusi Ditreskrimsus Polda Sumsel Bersama Stakeholder terkait optimalisasi pencegahan Karhutbunlah

Optimalkan Pencegahan Karhutbunlah, Ditreskrimsus Polda Sumsel Libatkan Para Ahli

Palembang, Detik Sumsel – Dengan melibatkan para ahli, Polda Sumsel melalui Direktorat Reserse Kriminal Khusus terus berupaya dalam mengatisipasi Kebakaran Hutan Kebun dan Lahan (Karhutbunlah) di tahun 2021.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kapolda Sumsel, Irjen Pol. Prof. Dr. Eko Indra Heri, M.M dalam kegiatan diskusi yang bertemakan “Optimisasi Penegakan Hukum Karhutbunlah Polda Sumsel Bersama Stakeholder” dengan mengundang para ahli yang dihadirkan sebagai narasumber di Ballroom Hotel Novotel Palembang, Selasa, (29/06).

Kapolda Sumsel, Irjen Pol. Prof. Dr. Eko Indra Heri, M.M menjelaskan, bahwa pihaknya sengaja menggelar kegiatan tersebut dalam rangka mengantisipasi Karhutbunlah yang terjadi dikarenakan adanya pelanggaran.

“Penyidik itu harus ada refresh, karena banyak perubahan-perubahan atau undang-undang yang harus diketahui dalam arti menangani Karhutbunlah, tapi yang paling penting itu adalah mencegah terjadinya Karhutlah,” kata Kapolda didampingi Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumsel, Kombes Pol Anton Setiawan.

Menurut Kapolda, pencegahan tanpa ads upaya hukum juga dinilainya terkadang akan menjadi sia-sia, seperti adanya dua LP yang saat ini masih ditangani oleh pihak Polda Sumsel.

“Nanti hukumannya itu tergantung dari Pengadilan yang menentukan, tetapi pada dasarnya kita sesuai dengan aturan, sehingga nantinya baru akan kita proses,” tuturnya.

Kapolda juga menjelaskan, bahwa terdapat bererapa titik yang saat ini difokuskan, yaitu Kabupaten OKI serta Kabupaten Ogan Ilir. “Kemarin juga selama satu bulan kita kirim anggota Brimob di sana untuk melakukan edukasi serta pencegahan,” jelasnya.

“Sekarang juga mulai titik panasnya sudah kelihatan, tetapi Alhamdulillah minggu-minggu ini juga ada hujan,” tambahnya.

Masih dikatakannya, bahwa pihaknya juga kita juga tidak dapat bekerja tanpa bantuan dari para ahli dalam pencegahan Karhutbunlah. “Bersama teman-teman ahli ini, kita sama-sama saling bantu dalam keahliannya, khususnya dalam konteks mencegah,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Kapolda, bahwa adanya saksi ahli yang melibatkan dari Universitas Sriwijaya di Sumatera Selatan juga merupakan suatu terobosan baru dan inovasi baru dari Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumsel, yang sebelumnya melibatkan dari Universitas dari luar wilayah Sumsel.

“Kemudian ada juga ahli-ahli hukum. Ini dalam konteksnya jika nanti terjadi masalah-masalah pidana, sehingga penyidik mudah untuk mendapatkan keterangan-keterangan dari ahlinya,” tungkasnya.

Adapun beberapa tim ahli yang dihadirkan dalam kegiatan diskusi tersebut, yakin Prof Dr H Joni Emirzon SH MHum FCBArb, Dr Ir M Umar Harun MP, Dr Sarno MSi Dr Ir Bakri MP, Dr Ir Momon S Imanuddin MSc, Ir Sabaruddin MSc PhD yang merupakan tim ahli dari Universitas Sriwijaya serta para ahli lainnya. (Bet).

 

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Minggu Kedua Januari, Polda Sumsel Tangkap 56 Tersangka Pemain Narkoba

Palembang, Detik Sumsel — Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumsel bersama Polrestabes dan Polres jajaran dalam …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *