Palembang Tambah 4.315 Sambungan Rumah Jaringan Gas Kota | Detik Sumsel
Detik
Pemprov
Menteri ESDM Ignasius Jonan disaksikan wakil gubernur Sumatera Selatan dan walikota Palembang menandatangani prasasti, saat meresmikan jaringan pipa gas kota dan pengoperasian pipa transmisi gas open access Grissik-Pusri (GrisPus). (Maya/detiksumsel.com)

Palembang Tambah 4.315 Sambungan Rumah Jaringan Gas Kota

Palembang, Detik Sumsel-Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan meresmikan 4.315 sambungan rumah (SR) program jaringan gas (jargas) kota di Palembang.

Ini merupakan kedua kalinya Palembang mendapatkan program jaringan gas kota dari Kementerian ESDM, sejak mulai pembangunannya 2009 lalu menggunakan dana APBN, dari total keseluruhan 7.626 SR yang ditargetkan.

Dengan adanya penambahan jaringan gas di Kota Palembang tersebut, maka total sambungan rumah jargas yang telah di 16 provinsi dan 40 kabupaten/kota di Indonesia telah mencapai 325.773 SR.

“Setiap tahunnya pemerintah melalui APBN mengeluarkan dana  untuk pembangunan jargas diberbagai daerah. Dengan harapan semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaatnya,”ungkapnya, usai meresmikan jaringan gas kota di Lapangan Patrajaya Plaju, Minggu (31/03).

Karena itulah, pada 2018 lalu pemerintah telah menugaskan kepada Pertamina untuk melaksanakan pembangunan, pengoperasian serta pengembangan jargas di Palembang. Melalui program afiliasi antara PT. Pertamina Gas dan PT. Pertagas Niaga.

“Program tersebut akan kembali berlanjut 2019 ini. Rencananya, ada sebanyak 78.216 SR jargas yang akan dibangun dan tersebar di 18 lokasi, termasuk diantaranya di Kota Palembang,”jelasnya.

Bahkan lanjut dia, kedepannya nanti akan ada penambahan volume. Sehingga diharapkan, melalui penggunaan jargas ini dapat membuat masyarakat bisa lebih  berhemat. Serta bisa mengurangi impor LPG dan meningkatkan pemanfaatan gas domestik.

“Penggunaan jargas membuat masyarakat bisa berhemat, dibandingkan menggunakan LPG. Sehingga daya beli masyarakat akan meningkat,” harap Jonan.

Jonan menambahkan, dari total 250 ribu jaringan gas yang ada di seluruh Indonesia saat ini, Provinsi Sumsel mendapatkan 43 ribu jaringan gas.

Untuk di Palembang sendiri, jaringan gas dibangun di lima kelurahan seperti Tuan Kentang, 5 Ulu, 16 Ulu dan Plaju Ulu, yang di suplai dari KKKS Medco Energy.

“Kita targetkan tahun 2020 mendatang, tidak hanya Palembang dan beberapa daerah penghasil gas lainnya yang bisa menikmati. Tapi juga seluruh kabupaten/kota dapat  tersalurkan pipa gas. Sehingga nantinya seluruh masyarakat di Sumsel bisa memanfaatkan gas alam ini,”ucapnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, jaringan pipa gas rumah tangga ini memiliki menfaat yang besar bagi masyarakat. Selain bisa menghemat hingga 50 persen bila dibandingkan mengunakan tabung. Gas alam yang disalurkan melalui pipa jaringan gas lebih efisien dan tidak merepotkan konsumen.

Pada kunjungan kerjanya ke Palembang kali ini, Ignasius juga menghadiri pengoperasian pipa transmisi gas open access Grissik-Pusri (GrisPus), yang dibangun Pertagas. Dengan panjang 176 km dan diameter 20 inchi, serta membentang dari Kabupaten Musi Banyuasin, Kabupaten Banyuasin hingga Kota Palembang.

Pipa trasmisi gas Grissik-PUSRI ini  diperlukan untuk menjaga pasokan gas yang berkelanjutan dalam industri pupuk, khususnya PT. Pupuk Sriwidjaja Palembang (PUSRI), yang saat ini memiliki pabrik baru yaitu PUSRI II-B.

“Pasokan gas tersebut juga akan memenuhi kebutuhan jaringan gas rumah tangga maupun industri. Pembangkit listrik hingga  pengembangan KEK Tanjung Api-Api,”urainya. (May)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Kinerja Kuartal III, Hulu Migas Setor Rp 136,8 Triliun Penerimaan Negara

Palembang, Detik Sumsel – Kepala SKK Migas, Dwi Soetjipto dalam kegiatan Jumpa Pers Kinerja Hulu …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *