Pandangan Islam Terhadap Hakim yang Terima Suap Tergolong Dosa Besar

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan

Religi, Detik Sumsel.com — Dunia hukum Indonesia kembali tercoreng. Salah satu hakim agung yang seharusnya memberikan rasa adil mencederai rasa keadilan dengan menerima suap. Kasus suap yang melibatkan oknum penegak hukum seolah terus berulang. Ancaman sanksi tinggi dalam penindakan korupsi seolah tak mempan bagi para mafia peradilan di negeri ini.

Lalu, bagaimanakah hukum Islam melihat perbuatan para oknum penegak hukum yang melacurkan hukum dengan menerima suap? Suap dalam hukum Islam dikenal dengan istilah risywah. Hukum memberi, menjadi perantara dan penerima suap adalah haram.

Baca Juga :   Agar Sedekah kita Semakin Berkah dan Bermanfaat Bagi Sesama, Ini Doanya 

Ibnu Abidin menjelaskan, suap adalah sesuatu yang diberikan oleh seseorang kepada hakim ataupun orang lain agar dia memberi keputusan yang memihak kepada orang yang menyuap atau agar keputusannya sesuai dengan apa yang diinginkan si penyuap.

Iklan Detik Sumsel

Komentar