Pecatan Brimob Ditangkap Nyolong TV | Detik Sumsel
Pemprov
Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel Kompol Suryadi saat mengintrogasi tersangka Raden pecatan Brimob yang mencuri di kost kost an

Pecatan Brimob Ditangkap Nyolong TV

Palembang, Detik Sumsel — Raden Muhammad Aprianto (36) mantan anggota Brimob ditangkap anggota Unit I Subdit III Jatanras Polda Sumsel. Raden ditangkap bersama Salam (48) warga Jalan Slamet Riyadi Lorong Kemas 2 Gang Rosidi Kelurahan Kertapati dalam kasus pembobolan kost kost an di Jalan Angkatan 45 RT 14 RW 4 Kelurahan Demang Lebar Daun Kecamatan IB I Palembang, Kamis (14/1/2021) lalu.

Modus kedua pelaku yakni berpura-pura hendak mengekos karena ada proyek yang akan dikerjakan. Aksi kedua pelaku terekam kamera CCTV yang terpasang di TKP. Didalam kamar kost pelaku mengambil TV LCD.

Televisi yang berhasil dicuri lalu digadaikan uang nya mereka belikan sabu dan digunakan bersama-sama. Selain mengambil televisi yang ada di kosan milik kakak perempuan Heri Gondrong atau Hergon yang mereka curi pelaku juga mengambil sepeda motor milik karyawan kos.

Korban Teti Susilawati (50) yang ditemui usai membuat laporan mengatakan aksi kedua tersangka terekam cctv kos ketika beraksi. Dari rekaman cctv, korban mengenali tersangka yang tidak lain penghuni kos.

“Pelaku (Raden-red) itu baru dua Minggu ngekos di tempat saya. Katanya ada proyek besar mau dikerjakan, ternyata proyek itu mau mencuri di kosan saya,” ujarnya saat ditemui di unit I Subdit III Jatanras Polda Sumsel, Senin (8/2/2021).

Karena itulah Teti langsung melapor ke adiknya tidak lain Hergon.Dari penyelidikan dan rekaman cctv yang dilakukan Unit 1 Subdit III Jatanras Polda Sumsel, keberadaan keduanya diketahui. Sehingga kedua tersangka langsung ditangkap saat berada di rumahnya masing-masing.

“Aku minta maaf Yuk. Aku tidak tahu, kalau Ayuk ini Ayuknya Kak Heri (Hergon – red),” ungkap tersangka Raden saat bertemu dengan pemilik kos.

Namun, Teti yang merasa sakit hati hanya mendiamkan permintaan tersangka Raden. Karena tidak mendapat jawaban, tersangka Raden meminta maaf kepada Hergon.

“Kak, aku minta maaf. Tidak tahu kalau itu kosan milik Ayuk kakak,” ungkap tersangka.

Berdasarkan pengakuan tersangka Aprianto ia mengekost disana karena ingin lari saja dari rumah terkait proyek yang ia katakan kepada pemilik kost, itu hanya modus saja.

“Baru dua minggu aku ngekost disana. Karena tidak uang aku mengajak Salam untuk mencuri. Salam hanya bertugas mengawasi yang merusak pintu lalu yang mengambil TV itu aku. TV nya aku gadaikan Rp 300ribu. Rp 100ribu aku kasih Salam ,Rp200ribu buat aku untuk beli sabu
sudah hampir lima tahun ini menjadi budak narkoba khususnya sabu,”akunya.

Kasubdit III Jatanras Polda Sumsel Kompol Suryadi mengatakan kedua tersangka ditangkap setelah korban melapor karena kamar kost an nya telah dibobol pelaku dan televisi yang ada di dalam kamar kos sudah di curi termasuk sepeda motor karyawan kos.

“Selain membobol kost an diduga tersangka juga pernah menggelapkan motor Honda Beat berdasarkan laporan yang masuk ke Polsek IT I dengan nomor laporan LP/09-B/I/2021/Polrestabes/Sek.IT 1, tanggal 18 Januari 2021 atas nama pelapor Hariyako Erdiansyah,” jelasnya.

Suryadi juga tidak menampik kalau tersangka Raden adalah pecatan seorang anggota Brimob. “Benar tersangka Raden Muhammad Aprianto merupakan pecatan dari Brimob Bangka Belitung karena disersi pada Tahun 2012 sekarang dia sudah jadi warga biasa,”tuturnya.

Setelah beberapa hari mencuri Televisi, tersangka Apritanyo meminjam sepeda motor karyawan di kost tersebut. Motor tersebut di jual tersangka ke Pemulutan Ogan Ilir dengan harga Rp 2 juta.(oji)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL
Lakukan Penukaran Uang

Check Also

Embat Celengan Masjid Dihari Jumat, Indra Beraksi Saat Jamaah Sedang Sholat

Palembang, Detik Sumsel — Aksi pencurian kotak amal yang dilakukan Indra Cahya di masjid Zaidin …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *