Pekerja Disekap di Kamboja, Kantor Imigrasi Jamin Korban kantongi Dokumen Resmi

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan

Palembang,Detik Sumsel–Kurnia Sari(45) Pekerja Migran Indonesia (PMI), asal Palembang yang jadi korban penyekapan di Kamboja, ternyata memiliki administrasi yang resmi.Hal tersebut dikatakan Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palembang, Muhammad Ridwan kepada awak media tentang adanya warga Sumsel yang bekerja disana. “Kalau untuk pasportnya, benar kalau yang mengeluarkannya itu dari Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palembang,” katanya, Jumat (12/8/2022).

Menurut Ridwan, Kurnia melengkapi semua persyaratan dan melengkapi dokumen yang dibutuhkan untuk membuat pasport. Tidak hanya melengkapi dokumennya, yang bersangkutan juga terlebih dahulu dilakukan wawancara langsung oleh petugas, dengan tujuan berangkat ke luar negeri.Pada wawancara dan dasar penerbitan pasport sendiri, Ridwan mengungkapkan setiap warga negara berhak memilikinya sebagai dokumen supaya dapat melakukan perjalanan ke mancanegara.

“Kalau semua dokumen resmi dan juga bisa dipertanggungjawabkan, maka ini tidak ada alasan bagi kita untuk tidak menerbitkan pasport tadi. Pemohon ini, saat membuat pasport menunjukkan surat dari tempatnya bekerja yang ada di Palembang,” Kata Muhammad Ridwan. Namun demikian, berkaitan status dari PMI sendiri, diakuinya hingga sekarang ini, pihaknya masih terus komunikasi ke pihak terkait untuk memastikan dari kondisi PMI tersebut.

“Masih dipantau kondisinya. Insya Allah semuanya tadi akan baik-baik saja. Sebab pemerintah juga sangat konsen terkait kondisi dari para PMI tersebut. Kita cuma berharap semua PMI asal Indonesia kondisinya baik-baik saja dan bisa pulang dalam kondisi selamat dan sehat-sehat saja,”katanya.(haris)

Komentar