Pelamar CPNS Keluhkan Identitas Tak Dikenal | Detik Sumsel
Pemprov
Ilustrasi (istimewa)

Pelamar CPNS Keluhkan Identitas Tak Dikenal

Palembang, Detik Sumsel – Pendaftaran CPNS 2018 di situs https://sscn.bkn.go.id, dikeluhkan sejumlah masyarakat yang hendak melamar, karena sulitnya akses dalam membuat akun dan mengunggah dokumen ke situs SSCN tersebut.

Salah satunya diungkapkan Chairuddin Yusuf, yang pendaftaran anaknya tidak bisa masuk ke pendaftaram online tersebut, meskipun telah dilakukan berkali- kali khususnya di malam hari.

“Ternyata untuk daftar secara on line sangat sulit, kalaupun sudah bisa mengaksesnya dan masuk, ternyata data (identitas) tidak ditemukan,” keluh Chairuddin, Rabu (3/10)

Dijelaskannya, memang anaknya yang mau mendaftar CPNS tersebut baru mendapatkan e-KTPnya sebulan lalu. Namun, e-KTP tersebut tidak bisa terbaca di sistem yang ada di Badan Kepegawaian Nasional (BKN).

“Disini siapa yang salah, Dukcapil atau BKN. Kita sudah datangi ke Dukcapil ternyata sudah ada datanya, kemungkinan di BKN tidak ada, karena belum mengupdate data terbaru. Ini jadi pertanyaan apakah ini menjatuhkan, sehingga masyarakat yang mendaftar ditolak dan ini banyak kejadiannya, bukan anak saya saja,” tegasnya.

Menyikapi hal tersebut, BKN sendiri telah resmi mengumumkan mengundur penutupan pendaftaran calon pegawai negeri sipil atau CPNS 2018 hingga 15 Oktober 2018 pukul 23.59 WIB, yang sebelumnya pendaftaran ditutup pada 10 Oktober 2018.

Menurut Kepala Bidang Informasi Kepegawaian Kanreg VII BKN Sumsel, M Andri Hafif menjelaskan, pengumuman diundurnya pendaftaran CPNS telah resmi diumumkan langsung melalui situs resmi BKN sampai tanggal 15 Oktober mendatang.

Menurutnya, perpanjangan pendaftaran CPNS diduga karena masih banyaknya para peserta, yang hingga saat ini kesulitan untuk mengakses website BKN, sehingga pemerintah memberikan kelonggaran bagi para peserta yang belum bisa mendaftar.

“Kalau pastinya belum tahu, karena kami belum mendapatkan surat resmi. Pertimbangannya saya kira karena banyak yang masih kesulitan mendaftar,” katanya.

Selain itu, pemerintah masih melakukan revisi formasi oleh Menpan RB, perubahan Permenpan 36, identitas pendaftar (KTP/KK) bermasalah alias tidak valid menjadi pertimbangan kenapa pendaftaran diundurnya CPNS. (May)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL
Lakukan Penukaran Uang

Check Also

Cak Amir : PW, PC, dan Banom NU se-Sumsel Siap Membela Rais Aam KH Miftachul Akhyar

Palembang, Detik Sumsel – PWNU Sumatera Selatan KH Amiruddin Nahrawi menegaskan bila seluruh PC, Banom …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *