Pelatih Panahan OKI dan Palembang Protes Atlet Lampung Bela OKU Selatan | Detik Sumsel
BNI"
Ilustrasi cabor panahan (net)

Pelatih Panahan OKI dan Palembang Protes Atlet Lampung Bela OKU Selatan

Baturaja, DetikSumsel – Sesuai pedoman umum Porprov XIII Sumsel 2021, bahwa atlet diluar provinsi Sumsel tidak diperkenankan mengikuti ajang perhelatan Porprov XIII Sumsel 2021dengan alasan apapun.

Namun sangat disesalkan, dalam pertandingan cabor panahan, atlet asal provinsi Lampung justru diduga memperkuat kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan (OKUS).

Subhan salah seorang pelatih penahan asal kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) saat dimintai keterangan Rabu, (24/11) malam menerangkan bila Fani Fernando yang membela OKUS di Cabor Panahan merupakan atlet asal Lampung. Hal tersebut jelasnya, dari data kejuaraan yang telah diikutinya asal provinsi Lampung.

“Kita sudah tau atlit tersebut asal dari provinsi lampung karena, para atlit panahan sering komunikasi satu sama lain antar komunitas panahan, atlet tersebut asal keberadaan dan bertemu dalam setiap event pertandingan, itu jelas-jelas dari provinsi lain diluar Sumatera – selatan,”ungkapnya.

Tidak ingin ada kecurangan dalam pertandingan, pengurus Kota Persatuan Panahan (Pengkot Perpani) Palembang melayangkan surat protes atlet panahan OKU Selatan. Surat tersebut bernomor : 029/PERPANI-PLG/2021 yang ditujukan pada PB Porprov ke XIII Sumsel terkait keabsahan atlet.

Fauzan Pelatih Panahan asal Kota Palembang ketika ditemui tempat penginapan para atlit di panahan, di Homestay TS. Residence Jl. Pancur, Pancur, Kec. Baturaja Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Baturaja, Kamis, (25/11), membenarkan bila pihaknya melayangkan surat ke PB Porprov.

“Kami sangat menyayangkan hal ini setelah data yang didapat atlit cabor panahan ini terbukti berdasarkan data yang diperoleh dari tim pelatih dan official panahan kota Palembang,”terang Fauzan

Hal yang terjadi ini terang Fauzan, merupakan pelanggaran. Kenapa tidak dengan sportif, kita awal dari berangkatnya Porprov ini akan mencari bibit bibit para atlit untuk dijadikan atlit memperkuat provinsi Sumsel atau di tingkat Nasional, bukan malah mencari bibit malah mengadopsi luar.

“Hanya untuk medali sebagai predikat gengsi daerah dan bukan prestasi kebanggan yang murni sebagai prestasi kedepan, “terang fauzan

Kejadian seperti ini menurutnya, sangat disayangkan dan dapat berpengaruh terhadap perkembangan prestasi para atlit-atlit muda berprestasi di Provinsi Sumsel.

“Atlet bernama Fani Fernando, bukan atlet panahan dari OKU Selatan, melainkan Atlit panahan dari Provinsi Lampung, untuk itu Kami minta agar PB PORPROV XII Sumsel melalui sidang Verifikasi keabsahan untuk mendiskualifikasi Atlit tersebut,” pintanya.(Pen)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL
Lakukan Penukaran Uang

Check Also

Ajak Anggota Jurnalis FC Jadi Wira Agent

Lampung, Detik Sumsel– Mandiri Tunas Finance, salah satu anak perusahaan Bank Mandiri yang bergerak dibidang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *