Pemakaman Pasien Covid 19 Dipertanyakan Warga Lahat | Detik Sumsel
Banner Iklan Diskominfo
Pemprov
Ilustrasi pemakaman positif Covid-19

Pemakaman Pasien Covid 19 Dipertanyakan Warga Lahat

Lahat, Detik Sumsel – Meski bukan lagi hal baru, pemakaman pasien positif Covid-19 menggunakan standar protokol kesehatan, masih jadi pertanyaan sejumlah masyarakat. Masyarakat masih ada yang bimbang apakah jenazah telah di mandikan, di kafani dan di sholatkan oleh petugas. Selain itu, isu terkait adanya bantuan uang untuk pasien positif meninggal, juga jadi pertanyaan masyarakat.

Menjawab hal itu, Humas RSUD Lahat, Ferry menuturkan, bagi keluarga pasien positif meninggal dimakankan standar covid, jenazah sudah sesuai protokol kesehatan. Untuk yang beragama Islam, sudah dilakukan sesuai ketentuan, dimandikan, dikafani dan disholatkan.

Baca Juga :   Rayakan HPN, Bupati Askolani Berikan Beras Sedulang Setudung bagi Awak Media

“Jangan ragu, sudah dijalankan sesuai ketentuan, untuk yang muslim dilakukan sesuai syariat islam . Dilakukan oleh tim pemulasaran dengan anggota empat orang,” tutur Ferry, Kamis (15/7).

Sementara, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lahat, Drs H Ali Afandi MPdi menegaskan, tidak ada bantuan berupa uang atau apapun dari Pemkab Lahat maupun gugus tugas, untuk warga yang meninggal karena Covid-19.

“Tidak ada (bantuan uang untuk warga meninggal karena Covid-19,” jelas Ali Afandi singkat.

Update Covid-19 Kabupaten Lahat hingga Rabu (14/7) mendata, ada 77 orang meninggal dunia dengan status terkonfirmasi positif Covid-19. Saat ini pemakaman khusus Covid-19 di Batay, Kecamatan Gumay Talang, sudah diisi 25 orang. Sisanya dimakaman di TPU, dan tempat pemakaman keluarga dengan mengantongi persetujuan pemerintah setempat. (Heru)

Baca Juga :   Terima Kepala BPS yang Baru, HD : Pemda Butuh Data sebagai Acuan Proses Pembangunan
H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Warga Kecewa Donasi Rp 2 Triliun Akidi Belum Terealisasi

Palembang, Detik Sumsel — Sanjungan dan pujian berubah menjadi hujatan dari masyarakat kepada keluarga almarhum …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *