Pembubaran Komite Sekolah Oleh Kepsek SMKN 3 Dipertanyakan | Detik Sumsel
Pemprov
Ketua Komite SMK Negeri 3 Palembang Diana Ivory SH (kedua dari kiri) menunjukan surat keberatan pembubaran komite sekolah yang akan dilayangkan ke Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel

Pembubaran Komite Sekolah Oleh Kepsek SMKN 3 Dipertanyakan

Palembang, Detik Sumsel — Ketua Komite SMK Negeri 3 Palembang Diana Ivory SH periode 2020 – 2022 keberatan atas pembubaran komite sekolah yang dilakukan Kepala SMK Negeri 3 Palembang Rusminah SH MSi melalui surat Pembubaran Komite Nomor : 421/548/SMKN-3/2021 tanggal 23 Agustus 2021.

Diana Ivory melalui kuasa hukumnya Puji Herlambang SH mengatakan pembubaran komite sekolah yang dilakukan Kepala SMK Negeri 3 Palembang secara sepihak bentuk sewenang – wenangan serta tidak berlandaskan hukum.

“Perlu diketahui ibu Diana Ivory diangkat sebagai ketua komite sekolah periode 2020 – 2022 berdasarkan SK Kepala SMK Negeri 3 Palembang Nomor: 420/001/KOMITE SMK 03/2020 tanggal 1 Juli 2020,”ujarnya.

Namun dalam perjalanan, komite sekolah SMK Negeri 3 Palembang dibubarkan dengan alasan pengurus lainnya mengundurkan diri maka diterbitkanlah surat pembubaran oleh kepala SMK Negeri 3 Palembang tertanggal 23 Agustus 2021. Berdasarkan UU No 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional bahwa komite sekolah adalah lembaga yang mandiri tidak dibawah struktur kepala sekolah.

“Selain itu diatur juga dalam peraturan menteri pendidikan dan kebudayaan nomor 75 tahun 2016 disini diatur syarat syarat berhenti pengurus komite sekolah apabila mengundurkan diri, berhalangan tetap, meninggal dunia dan menjadi terpidana,”katanya lagi.

Dalam kasus, ini kata Puji ada beberapa pengurus yang mengundurkan diri. Namun secara personal ibu Diana Ivory tidak mengundurkan diri artinya masih ada personal pengurus komite sekolah SMK Negeri 3 Palembang.

“Pengunduran diri beberapa pengurus komite sekolah lainnya berawal dari ketidak transparanan keuangan pihak sekolah sehingga berseberangan dengan komite. Pihak pengurus komite juga khawatir nanti terlibat dengan ketidak transparanan pihak sekolah,”bebernya.

Lebih lanjut Puji mengatakan pihak sekolah juga tidak lagi melibatkan komite sekolah dalam rapat rencana kerja anggaran sekolah. Sehingga komite sekolah hanya dijadikan tameng saja sebagai sebagai komite sekolah yang sesungguhnya.

“Karena ibu Diana Ivory ini kristis dan vocal menyoroti hal ini maka timbul lah gejolak gejolak ini dan berakhir dengan pembubaran komite sekolah oleh Kepala Sekolah SMK Negeri 3,”tambahnya.

Dengan pembubaran komite sekolah secara paksa, pihak kuasa hukum Diana Ivory akan mengajukan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara terkait pembubaran komite sekolah. Namun sebelum mengajukan gugatan secara resmi pihak kuasa hukum harus melengkapi administrasi berupa pengajuan surat keberatan kepada kepala dinas pendidikan provinsi Sumsel.

“Kami akan menunggu tanggapan dari kepala dinas dulu dalam waktu sepuluh hari. Jika surat keberatan kita tidak ditanggapi dalam waktu sepuluh hari kami baru mengajukan gugatan ke PTUN,”tandasnya.

Sampai berita dinaikkan detik Sumsel masih mencari konfirmasi dari Kepala SMK Negeri 3 Palembang.(oji)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Merasa Terancam Saat Didatangi dan Ditantang Berkelahi, Joko Polisikan CN

Palembang, Detik Sumsel — Karena merasa dirinya terancam Joko (34) warga komplek Taman Bukit Raflesia, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *